Pertamina Tambah Stok BBM Di Tol Trans Jawa Jelang Arus Balik Lebaran

Pertamina Tambah Stok BBM di Tol Trans Jawa Jelang Arus Balik Lebaran SPBU Pertamina (Pertamina)

KabarOto.com - Jelang puncak arus balik yang diperkirakan akan terjadi pada akhir pekan ini, PT Pertamina menyiagakan seluruh personil Satuan Tugas (Satgas) untuk memastikan keamanan pasokan BBM di seluruh wilayah Indonesia.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menyatakan, Pertamina telah membentuk Satgas Ramadan dan Idul Fitri (Rafi) sejak 21 Mei untuk BBM yang bekerja 24 jam untuk memastikan keamanan stok dan suplai BBM, sehingga mendukung kelancaran mudik dan arus balik dengan tenang dan nyaman bersama keluarga.

Baca juga: Pertamina Siaga Juga Ada Di Tol Trans Sumatera, Ini Lokasi Sebarannya

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pertamina sangat siap melayani kebutuhan energi bagi masyarakat pada momentum arus mudik dan arus balik. sejumlah layanan tambahan untuk mendukung kelancaran telah dikerahkan seperti layanan motor kemasan, kiosk Pertamina Siaga dan Rumah Pertamina Siaga," katanya.

Selama Satgas Rafi 2019 hingga kini, Pertamina keamanan pasokan stok seluruh produk BBM pada level aman diatas lebih dari 21 hari hingga 84 hari. Berdasarkan pantauan penyaluran BBM pada masa Satgas Rafi 2019, konsumsi tertinggi terjadi H-1 Idul Fitri, Selasa (4/6).

Para petugas Pertamina Siaga mendapat apresiasi dari pimpinan Pertamina

Penyaluran BBM pada hari tersebut meningkat 36% hingga 127ribu kilo liter (KL), dibandingkan kondisi rata-rata normal sebesar 93ribu KL per hari. Hingga saat ini realisasi rata-rata konsumsi BBM pada masa Satgas mengalami kenaikan 10% dibandingkan rata-rata harian normal.

"Tingginya jumlah pemudik yang menggunakan jalur darat, berbanding lurus dengan meningkatnya permintaan BBM terutama di wilayah mudik," ujar Fajriyah.

Baca juga: Ragam Pelayanan Pertamina Siaga Untuk Kenyamanan Pemudik

Sebagai contoh, peningkatan konsumsi sangat signifikan terjadi pada SPBU di jalur tol Trans Jawa yang mengalami kenaikan lebih dari 58% atau 638 KL per hari dibandingkan rata-rata normal. "Namun, hal ini sudah diantisipasi oleh Pertamina dengan melakukan penambahan titik-titik layanan BBM serta layanan tambahan," ungkap Fajriyah.

Fajriyah menambahkan sama dengan arus mudik, untuk antisipasi arus balik stok bahan bakar di SPBU maupun layanan tambahan Pertamina berada diatas rata-rata normal. "Stok bahan bakar kami sediakan diatas kebutuhan," jelasnya.