Perusahaan Jerman Akan Investasi Pabrik Chip Semikonduktor Di Inonesia

Perusahaan Jerman akan Investasi Pabrik Chip Semikonduktor di Inonesia Komponen menggunakan chip semikonduktor (Foto: Autoblog)

KabarOto.com - Chip semikonduktor, merupakan komponen penting pada sebuah kendaraan, khususnya mobil dengan teknologi terkini. Dua tahun belakangan, langka keberadaannya. Banyak pabrikan mobil menghentikan produksi produk-produk unggulannya.

Namun, Indonesia boleh berbangga hati. Karena perusahaan Jerman akan mengembangkan pabrik cip semikonduktor di Tanah Air. Hal itu dikatakan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Baca juga: Dampak Krisis Chip Semikonduktor, Inden Mobil MINI Sampai Satu Tahun

Chip semikonduktor (Foto: Shutterstock)

Indonesia akan berperan dalam rantai pasok cip untuk pasar global. Karena, seiring perkembangan era industri 4.0, kebutuhan semikonduktor terus tumbuh, untuk otomotif dan juga perangkat elektronik.

“Kami melihat, permintaaan semikonduktor yang meningkat ini merupakan peluang investasi yang strategis," kata Agus, belum lama ini. Indonesia, menurut dia perlu merebut peluang itu.

Selain itu, menurut Agus adanya perkembangan perangkat telekomunikasi dan otomotif khususnya kendaraan listrik (electrical vehicle/EV), serta digitalisasi di banyak sektor juga semakin membuka kesempatan bagi industri ini.

Baca juga: Karena Chip Semikonduktor, Inden Kawasaki Ninja ZX-25R Menjadi 2 Bulan

Ia optimis, pengembangan ini bisa terakselerasi, dan bergabung ke dalam ekosistem industri semikonduktor dunia. Selain itu juga masuk ke rantai pasok cip global.

“Ini bisa dilakukan dengan melakukan kerja sama bersama pemain chip global, Jerman salah satunya," terang Agus.