PPnBM 0 Persen Akan Berlanjut Untuk Mobil 2.500 Cc

PPnBM 0 Persen akan Berlanjut untuk Mobil 2.500 cc

KabarOto.com - Pemerintah memberikan insentif untuk industri otomotif agar bisa kembali menjual mobil-mobilnya di tengah Pandemik Covid-19. Mobil-mobil yang mendapatkan PPnBM 0 persen adalah yang memakai mesin 1.500 cc atau di bawahnya dan sudah menggunakan komponen lokal 70%.

Namun, tak sampai di situ, Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga Kementerian Keuangan akan memperluas program relaksasi ini. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan dengan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, awal pekan kemarin.

Baca Juga: Investasi Rp99,17 Triliun, Menperin Pecut Semua Pabrikan Otomotif Realisasikan Relaksasi PPnBM

“Sesuai arahan Bapak Presiden, time frame atau waktu pelaksanaan kebijakan ini akan dievaluasi," terang Agus, Selasa (16/3). Kemudian, menurutnya formula aturannya bisa berdasarkan besaran kapasitas isi silinder, dikombinasikan dengan local purchase.

Presiden menurut Agus memiliki keinginan, agar kendaraan bermotor roda empat dengan kapasitas 2.500 cc juga bisa mendapatkan insentif pajak dalam masa pandemi ini. Asal memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 70%.

“Kami melihat data purchase order KBM roda 4 meningkat rata-rata sebesar 140,8% untuk produk-produk yang mendapatkan stimulus PPnBM,” tambah Agus.

Baca Juga: Dampak PPnBM 0 Persen, SPK Toyota Naik 94-155 Persen

Dalam hal ini, Pemerintah juga meminta agar produsen mobil meningkatkan utilisasi, agar bisa memenuhi permintaaan pasar yang naik tinggi. “Hal ini agar penurunan harga kendaraan dapat sesuai dengan harapan. Tentunya pelaksanaannya juga afektif.

Kebijakan relaksasi PPnBM 0 persen ini akan dilakukan secara bertahap pada tahun 2021 ini, diskon pajak 100% pada Maret-Mei, 50% di bulan Juni-Agustus, dan diskon pajak 25% pada Oktober-Desember 2021.