Produksi Wuling Air Ev Ditargetkan 10.000 Unit Per Tahun

Produksi Wuling Air ev Ditargetkan 10.000 Unit Per Tahun Wuling Air ev (Foto: Sigit/Kabaroto)

KabarOto.com - Wuling Air ev menjadi mobil listrik pertama dari Wuling Motors yang diproduksi di Indonesia. Dengan mengandalkan platform GSEV (Global Small Electric Vehicle), mobil listrik mungil ini diklaim memiliki kandungan lokal 40 persen.

Menurut keterangan Wakil Presiden Wuling Motors, Han Dehong mengatakan bahwa, "Kandungan lokal pada Wuling Air ev mencapai sekitar 40 persen. Kami berencana untuk terus meningkatkannya, sesuai arahan Pemerintah Indonesia,"

Baca Juga : Wuling Motors Dan PLN Sepakat Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Peresmian produksi Wuling Air ev

Sayangnya, Wuling Motors tidak menjelaskan komponen apa saja yang masuk dalam presentase tersebut.

Sementara itu, Brand and Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani menjelaskan bahwa produksi Wuling Air ev ditargetkan mencapai 10.000 unit dalam setahun.

"Target produksi Wuling Air ev sebanyak 10.000 unit per tahun. Untuk saat ini kami fokus untuk kebutuhan nasional. Bukan tidak mungkin akan ditingkatkan dan kedepannya akan di ekspor ke luar negeri," tambah Dian.

Baca Juga : Baterai Mobil Listrik Wuling Air Ev Diklaim Aman Ketika Terendam Air

Deretan Wuling Air ev

Sebagai informasi, Wuling Air ev butuh waktu 8-11 jam untuk pengisian baterai dari kondisi 20 persen hingga penuh. Pengisian daya listrik ini dilakukan dengan daya rumah 2.200 volt ampere, atau setara 1.760 watt. Calon pemilik mobil listrik mungil ini akan diberikan alat pengisian khusus dengan daya 220 Volt, atau setara 16 ampere.

Pabrikan mobil asal Tiongkok memberikan garansi hingga 8 tahun untuk baterai. Wuling Air evdibekali dua teknologi andalan, yakni Wuling Indonesia Command (WIND) dan Internet of Vehicle (Iov).