Profil Hyundai Ioniq 5

Profil Hyundai Ioniq 5

KabarOto.com – Hyundai Ioniq 5 diklaim sebagai salah satu mobil listrik paling canggih di dunia. Crossover Utility Vehicle (CUV) ini sudah diluncurkan di Eropa pada Februari lalu, dan tinggal menunggu waktu untuk hadir di Indonesia.

Mobil listrik asal Korea Selatan ini disebut memiliki standar yang tinggi sebagai mobil listrik. Bahkan, kehadirannya bisa menjadi pesaing dari Tesla. Hyundai Ioniq sendiri dibangun menggunakan platform E-GMP yang khusus untuk mobil listrik, dan digunakan juga oleh Hyundai, Kia dan Genesis.

Hyundai Ioniq 5 yang dipasarkan di Eropa dibekali dua pilihan baterai, yakni berkapasitas 58,2 kWh dan 72,6 kWh untuk jangkauan WLTP hingga 483 km.

Baca juga: Hyundai Akan Produksi 1.000 Mobil Listrik Per Tahun Di Indonesia

Dari segi tampilan, Hyundai Ioniq 5 terinspirasi dari desain mobil konsep Hyundai 45 EV yang diperkenalkan pada tahun 2019. Sedangkan, wujud retronya membawa nostalgia pada Hyundai Pony yang diproduksi tahun 1970-an.

Secara visual terlihat, bentuk gril berbentuk strip diapit oleh lampu LED berteknologi Parametric Pixel di bagian depan dan belakang yang menambahkan kesan futuristik. Selain itu, bentuk kap mesin tanpa guratan berfungsi untuk mengoptimalkan aerodinamika dan memaksimalkan jarak tempuh kendaraan.

Desain eksterior mobil dilengkapi dengan pelek berukuran 20 inci, serta port pengisi daya pada kedua sisi kendaraan untuk memberikan kepraktisan. Empat lampu belakang berbentuk persegi panjang disandingkan dengan logo Ioniq 5 tepat di tengah. Hyundai sendiri menyebutkan ada 9 warna eksterior dan 4 warna interior yang bisa dipilih konsumen.

Baca juga: Hyundai Kembangkan Baterai Mobil Listrik Dengan Daya Jelajah Lebih Jauh

Beralih ke bagian interior, dengan panjang 4,6 meter dan wheelbase 3 meter, Hyundai Ioniq 5 diklaim memberikan ruang kabin yang lega. Di mana, mobil listrik ini mengadopsi lantas yang datar, sehingga memberikan ruang kaki ekstra dan kapasitas kargo 531 liter. Fitur lainnya yang tersedia yaitu konsol tengah yang bisa di geser mundur sejauh 140 mm.

Bagian dasbor terpasang sepasang layar berukuran 12 inci. Satu digunakan untuk kluster instrument bagi pengemudi, dan yang lainnya menyediakan semua jenis infotainment bagi penghuni kabin. Hyundai menyebut bahwa sebagian komponen interior dibuat dari bahan daur ulang.

Ruang kaki di belakang terasa sangat lapang berkat kursi depan lebih tipis 30% dibandingkan biasanya. Kesan lega terasa dengan satu panel kaca pada bagian atap. Teknologi masa depan yang ditawarkan terlihat dari atap bertenaga surya yang tersedia untuk mentransformasi energi matahari dan mentransfernya ke baterai untuk meningkatkan daya jangkau kendaraan.

Baca juga: Wujud Hyundai Creta Semakin Jelas, Simak Bocoran Fitur-Fitur Canggihnya

Soal performa, Hyundai Ioniq 5 dibekali dua pilihan baterai berkapasitas 58 kWh dan 72,6 kWh. Kedua baterai tersebut memberikan dua opsi tenaga motor listrik yang berbeda, yakni 167 dk dan torsi 350 Nm. Sedangkan model AWD yang lebih bertenaga mampu menghadirkan daya 207 dk dan torsi 350 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam tercatat hanya 5,2 detik.

Untuk pengisian daya baterai listrik, Hyundai Ioniq 5 mencatatkan 0-80% bisa dilakukan dalam waktu 18 menit dengan menggunakan stasiun pengisian 800 V dengan pebgisi daya 350 kW. Pabrikan mobil asal Korea Selatan ini mengklaim bahwa pengisian selama 5 menit saja sudah cukup untuk membawa mobil ini melaju sejauh 100 kilometer (berdasarkan pengujian WLTP). Versi penggerak roda belakang dengan baterai yang lebih besar memiliki jangkauan maksimal hingga 480 kilometer.

Salah satu fitur penting lainnya dari Ioniq 5 adalah kemampuan untuk mengisi daya ke peralatan listrik lainnya melalui fungsi V2L (Vehicle to Load). Fitur ini mampu memasok daya hingga 3,6 kW dari port yang dipasang di bawah jok belakang. Bahkan ketika mobil ini dimatikan, pemilik mobil bisa mendapatkan daya dari port lain yang terpasang di bagian luar mobil ini.