Hyundai Kembangkan Baterai Mobil Listrik Dengan Daya Jelajah Lebih Jauh

Hyundai Kembangkan Baterai Mobil Listrik dengan Daya Jelajah Lebih Jauh Foto : Sigit (Kabaroto)

KabarOto.com – Hyundai mengumumkan kerjasama Bersama Factorial Energy untuk melakukan pengujian untuk teknologi baterai solid-state miliknya. Dari kolaborasi ini, pabrikan mobil asal Korsel ini berharap mendapatkan kapasitas baterai yang lebih tinggi dan ringan.

Kerjasama tersebut mencakup perjanjian pengembangan bersama dan investasi strategis. Kedua perusahaan akan menguji teknologi solid-state Factorial di tingkat sel, modul, dan sistem untuk melihat apakah mereka dapat diintegrasikan dengan benar ke dalam kendaraan listrik.

Baterai solid-state telah lama menjanjikan untuk keperluan otomotif karena kemampuannya untuk menahan lebih banyak energi daripada baterai lithium-ion.

Baca juga: Sinyal Kuat Hyundai Ioniq 5 Segera Diproduksi Di Indonesia

Baterai mobil listrik Hyundai

Kinerja Factorial Factory didasarkan pada "Teknologi Sistem Elektrolit Faktorial" miliknya sendiri, yang menggunakan bahan elektrolit padat eksklusif yang memungkinkan kinerja sel yang aman dan andal bahkan dengan elektroda bertegangan tinggi dan berkapasitas tinggi.

Perusahaan tersebut mengklaim, pada suhu tertentu, sel-selnya lebih aman daripada baterai lithium-ion dan dapat memperluas jangkauan mengemudi hingga 20 hingga 50 persen.

“Kemitraan kami dengan Hyundai merupakan validasi lain dari teknologi baterai solid-state kami, dan kami berharap dapat menunjukkan kesiapan pasarnya di kendaraan Hyundai,” kata CEO Factorial Energy Siyu Huang, Ph.D.

Baca juga: Wujud Hyundai Creta Semakin Jelas, Simak Bocoran Fitur-Fitur Canggihnya

Selain itu, menurut perusahaan teknologi baterai ini juga kompatibel dengan infrastruktur manufaktur lithium-ion yang ada, yang pasti akan menarik bagi Hyundai dan Kia.

“Tim Hyundai Cradle terkesan dengan tim manajemen, teknologi, dan pendekatan manufaktur baru Factorial, yang dapat membuat transisi ke solid-state yang lebih hemat biaya,” kata Henry Chung, SVP dan Kepala CRADLE Silicon Valley.

Sementara itu, Hyundai sendiri tengah mencari teknologi untuk mobil listrik generasi berikutnya.