Profil Sirkuit Mandalika Di Lombok Tengah

Profil Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah

KabarOto.com – Pertamina Mandalika International Street Circuit atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sirkuit Mandalika ini akan menjadi tempat ajang balap bergengsi World Superbike (WSBK) 2021.

Sirkuit yang berlokasi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini memiliki panjang 4,31 km dengan total 17 tikungan yang sudah memiliki standar Internasional FIM. Tetapi, format final ini sudah dikurangi dari rencana awal yaitu 4.32 km dengan 19 tikungan.

Baca juga: Presiden Jokowi Jajal Sirkuit Mandalika, Ini Spesifikasi Motornya

Pengurangan tersebut bertujuan untuk mengurangi resiko kecelakaan. Oleh karena itu, dua tikungan harus dikurangi. Sementara, aspal sirkuit ini pun merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Sirkuit Mandalika menggunakan aspal teknologi terbaru yaitu Stone Mastic Asphalt (SMA). Teknologi ini dilakukan dengan metode perekatkan batu, di mana aspal tidak terlalu banyak digunakan.

Terdapat drainese bagian kurb, sumber foto : Youtube/Den Dimas

Walaupun begitu, teknologi SMA ini memiliki daya penetrasi yang cukup tinggi hingga 82, dengan daya penetrasi yang tinggi membuat pembalap tidak mudah terjatuh saat kondisi wet race atau jalan licin akibat air hujan.

Dengan menggunakan teknologi baru tersebut, Sirkuit Mandalika bisa dibilang menjadi sirkuit yang memiliki teknologi paling maju dan setara dengan sirkuit internasional lainnya dengan Grade A.

Selain Mandalika, ada sirkuit lain yang memakai teknologi SMA ini yaitu Silverstone (Inggris), Yas Marina (Abu Dhabi), dan Philip Island (Australia).

Baca juga: Honda ADV150 Jadi Kendaraan Resmi ITDC Dan WSBK Di Mandalika

Selain itu, ada keunikan di bagian trek yaitu ada motif batik yang digunakan di area run-off sirkuit yang dibuat oleh tim Roadgrip Motorsport Indonesia. Motif yang digunakan yaitu kain tenun ikat khas Sasak. Motif batik ini hadir dengan paduan dua warna yakni Merah dan Putih sesuai dengan bendera Republik Indonesia.

Motif batik Sasak di tikungan 15 dan 16, sumber foto : Roadgrip Motorsport Indonesia (RMI)

Mengenai motif batik itu sendiri, Sasak merupakan suku bangsa yang menempati pulau Lombok, persisnya di lokasi pembangunan Sirkuit Mandalika. Suku tersebut dikenal sangat ahli dalam membuat kain dengan metode tenun.

Dalam bahasa orang Sasak, menenun disebut sebagai Sesek. Sesek dilakukan dengan memasukan benang satu per satu (sak sak). Kemudian, benang disesakkan atau dirapatkan hingga sesak dan padat agar bisa menjadi kain dengan cara memukul-mukulkan alat tenun.

Baca juga: BMW X3 XDrive30e Jadi Official Safety Car Sirkuit Mandalika

Selain itu, nantinya Sirkuit Mandalika akan dilengkapi dengan 40 garasi. Lalu, Sirkuit bertaraf internasional ini mampu menampung 200.000 penonton. Dengan rincian, 50.000 penonton duduk, 138.000 penonton berdiri, dan 7.700 penonton di area VIP.

Dalam waktu dekat ini, Sirkuit Mandalika bakal menjadi tuan rumah untuk ajang Asia Talent Cup (ATC) 2021 race 5 dan 6 dari Jumat (12/11) hingga Minggu (14/11). Pekan berikutnya diikuti oleh World Superbike (WSBK) Indonesia yang menjadi seri ke-13 ini akan berlangsung pada Sabtu (20/11) dan Minggu (21/11).