Punya SDM Membanggakan, Head Formula Electric Student Curhat Kegelisahannya Di PEVS 2022

Punya SDM Membanggakan, Head Formula Electric Student Curhat Kegelisahannya di PEVS 2022 Kipli, PEVS

KabarOto.com - Talkshow Formula Electric Student bertajuk ‘Kendaraan Listrik dan Renewable Energy’ di gelaran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 menguak beberapa fakta membanggakan, terutama anak-anak muda di Indonesia.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Komisi VII (Bidang Energi, Sumber Daya Mineral, Riset, Teknologi, Inovasi dan Perindustrian) DPR RI Sugeng Suparwoto dan Head Formula Electric Student Yanuar Anaba selaku narasumber.

Yanuar Anaba menjelaskan Formula Electric Student sudah berlangsung sejak lama dan merupakan ajang internasional.

Ia menjelaskan, baru-baru ini ada mahasiswa UGM yang berangkat ke Belanda untuk berpartisipasi dalam Formula Student.

Baca Juga: Ketua Komisi VII DPR RI Jabarkan Potensi Kendaraan Listrik Di Indonesia

Ajang Formula Electric Student diikuti mahasiswa ITS, UI, ITB yang klaimnya telah mengikuti ajang-ajang internasional.

Formula Electric Student Indonesia menginginkan adanya integrasi Formula Electric Student Internasional dengan Indonesia

“Regulasi pada perhelatan Formula Electric Student yang ada di Indonesia kita samakan dengan regulasi yang ada di Internasional. Arahnya, agar dunia pendidikan dan dunia industri tidak ada kesenjangan yang jauh sehingga dapat saling bersinergi,” pungkas Yanuar.

Ia pun turut menyampaikan harapannya kepada pemerintah Indonesia untuk menyediakan Badan Riset Nasional khusus untuk Industri Otomotif Kendaraan Listrik Indonesia.

Baca Juga: Ambisi Adik Kandung Jusuf Kalla Lahirkan Mobil Listrik Karya Anak Bangsa Di PEVS 2022

Menurutnya selama ini, riset dari mahasiswa dan perguruan tinggi masih sebatas paper dan prototipe atau percontohan.

Jika ada badan riset khusus industri otomotif kendaraan listrik, Ia optimis bahwa sinkronisasi antara pendidikan dan industri tanah air dapat meningkat.

Hal tersebut berimbas pada industri tanah air yang dapat melanjutkan hasil penelitian institusi pendidikan hingga ke tahap produksi.