Range Rover Evoque Dan Land Rover Discovery Sport Sudah Ada Pilihan PHEV

Range Rover Evoque dan Land Rover Discovery Sport Sudah ada Pilihan PHEV Land Rover Discovery Sport P300e PHEV

KabarOto.com - Range Rover Evoque P300e PHEV dan Land Rover Discovery Sport P300e PHEV sudah dikabarkan bisa dipinang oleh orang kaya yang malas ke tempat pengisian bahan bakar. PHEV adalah kepanjangan dari Plug-in Hybrid Electric Vehicle.

Yup, kedua mobil ini usai dari beraktivitas dapat diisi baterainya di garasi rumah. Dan, keesokan harinya bisa melaju lagi 66 km tanpa bahan bakar mengelilingi perkotaan.

Baca juga: Sukses Jalani 1.000 Hari, Ini Strategi Wuling Agar Produknya Diterima Pasar Indonesia



Kedua mobil ini hanya dibekali mesin bensin tiga silinder Ingenium 1.5L bertenaga 200 dk berkat turbocharger. Terbilang ringkas, bahkan bobotnya 37 kg lebih ringan berbanding empat silinder.

Oh iya, untuk motor listriknya sendiri bertenaga 107 dk. Nah, kombinasi mesin dan motor listrik ini menghasilkan tenaga hingga 304 dk dan torsinya 540 Nm. Dahsyat!

Range Rover Evoque P300e PHEV


Perihal akselerasinya, 0-100 kpj hanya perlu waktu 6,6 detik saja. Nah, kerennya hanya gunakan motor listrik yang menggerakkan roda belakang bisa tembus 135 kpj. Baterai lithium ion memiliki kapasitas 15 kWh.

Adapun konsumsi bahan bakarnya diklaim setiap 100 km hanya meminum 1,6 liter bensin. Atau lebih tepatnya 62,5 kpl, sementara kadar emisi karbon dioksidanya hanya 36g/km.

Tak perlu khawatir untuk waktu pengisiannya, adapun dengan mode quick charger DC 32 kW untuk 0-80% hanya perlu 30 menit saja. Bila gunakan fasilitas wallbox di tempat publik berkekuatan 7 kW AC, hanya perlu 1 jam 24 menit.



Sedangkan Mode 2 Home Charging Cable bisa Sobat KabarOto koneksikan di garasi. Baterai sudah terisi penuh untuk aktivitas esok hari, memerlukan waktu 6 jam 24 menit. Tak perlu takut, arus pengisian baterai akan berhenti otomatis ketika baterai sudah terisi penuh.

Baca juga: Ini Komentar Kartini Modern Setelah Geber Royal Enfield Himalayan Antar Pulau



Ada tiga pilihan berkendara yang dapat dipilih. Mulai dari Hybrid Mode, memungkinkan secara kombinasi mobil dilajukan gunakan motor listrik ataupun mesin bensin. Berkat fitur Predictive Energy Optimisation (PEO) terintegrasi dengan rute melalui data GPS, sehingga bisa lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar.

EV Mode ini memungkinkan mobil melaju hanya gunakan motor listrik saja gunakan tenaga yang berada di baterai. Tentu saja melaju lebih senyap dan tanpa emisi. Sedangkan Save Mode memprioritaskan mesin bensin namun tetap menjaga baterai tetap terisi penuh.