Reaksi Pengusaha Bus AKAP Usai Pelarangan Mudik

Reaksi Pengusaha Bus AKAP Usai Pelarangan Mudik Warga masyarakat di larang mudik ke kampung halaman, untuk merayakan Idul Fitri 2021

KabarOto.com - Pemerintah resmi melarang mudik masyarakat ke kampung halaman pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Pelarangan mudik disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy akhir pekan kemarin.

Keputusan tersebut dibuat, karena pasca libur panjang, peningkatan penularan Covid-19 sangat tinggi. Pelarangan mudik ini, tentu menuai pro dan kontra.

Baca Juga: Lindungi Penumpang Dari Covid-19, PO Sumber Alam Bikin Bus Anti Virus

Bus Sumber Alam

Terutama dari pengusaha bus Antar Kota Antar Provinsi. Anthony Steven H, Owner PO Sumber Alam mengatakan, saat ini masih terlalu dini memutuskan pelarangan mudik. "Saat ini masih terlalu dini untuk keputusan mudik atau tidak," terangnya, kepada KabarOto.com.

Saat ini dia mengaku sedang berkoordinasi dengan pengusaha, asosiasi dan regulator. "Masih melakukan koordinasi, siang ini rapat dengan Kemenhub," tambah Anton.

Anton bemaksud ingin membantu program pemerintah. "Kami ingin membantu program pemerintah, dan mencari keseimbangan antara pengendalian pandemik dengan pergerakan masyarakat," tambah Anton lagi.

Dia memberi saran kepada pemerintah, untuk fokus pada program vaksinasi dan pemerataan alat tracing GeNose di setiap terminal. "Jadi lebih ke pencegahan, dengan memeriksa setiap pemudik di terminal dengan tracing GeNose, dan protokol kesehatan selalu dijaga," terangnya.

Baca Juga: Kepadatan Lalu Lintas Diprediksi Meningkat Saat Arus Mudik Dan Balik Idul Adha

Anton sendiri mengaku, saat ini, penumpang bus AKAP ada peningkatan sekitar 30%. Dia pun berharap, dengan adanya kabar ini April mendatang tidak berpengaruh. "Kami setuju dengan pengendalian, bukan pelarangan," tambahnya.