Rencana Bisnis Jangka Menengah MMC Fokus Meningkatkan Pangsa Pasar Di Wilayah ASEAN

Rencana Bisnis Jangka Menengah MMC Fokus Meningkatkan Pangsa Pasar di Wilayah ASEAN

KabarOto.com – Mitsubishi Motors Corporation (MMC) mengumumkan rencana bisnis bertajuk “Small but Beautiful” yang fokus pada pasar negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), termasuk Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, MMC juga melaporkan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2020 dan rencana bisnis jangka menengah tiga tahun ke depan (dari fiskal 2020 hingga 2022). Rencana bisnis tersebut berfokus kepada rasionalisasi biaya dan peningkatan profitabilitas yang bertujuan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Baca Juga : Perdana, Mobil Terbang Kantongi Izin Beroperasi

Menanggapi hal tersebut, lewat siaran pers, President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura mengatakan MMC melihat potensi pasar yang ada di wilayah ASEAN, termasuk Indonesia.

“Kabar ini sekaligus menjadi tantangan dan peluang bagi MMKSI sebagai distributor di Indonesia untuk tumbuh dan memperluas pasar dengan rencana pengembangan produk MMC," jelas Naoya Nakamura.

Naoya menambahkan, MMKSI memiliki produk unggulan di Indonesia dengan jumlah permintaan pasar yang cukup baik, seperti Mitsubishi Xpander dan Pajero Sport.

“Dua produk tersebut merupakan kebanggaan Indonesia. Dibuat secara lokal untuk pasar domestik dan global di pabrik MMKSI di Indonesia yang akan terus melahirkan produk-produk berkualitas,” ungkapnya.

Baca juga: Aviar R67, Ini Jadinya Kalau Ford Mustang dan Mesin Tesla Dikawinkan

Dalam rencana jangka menengahnya, MMC akan menyesuaikan lini bisnis yang fokus pada pertumbuhan profit melalui produk yang kuat di wilayah tertentu. MMC akan memusatkan sumber daya manajemen di wilayah ASEAN serta meningkatkan pangsa pasar menjadi lebih dari 11%.

Bukan hanya itu, MMC juga akan memperkuat model kendaraan ramah lingkungan seperti PHEV dan EV dengan meluncurkan model baru pada tahun fiskal 2022. Dan, merilis model baru di segmen SUV, truck pisk-up serta MPV mulai tahun fiskal 2022.