Rossi Dan Vinales Tuntut Movistar Yamaha Tiru 2 Kunci Kesuksesan Ducati

Rossi dan Vinales Tuntut Movistar Yamaha Tiru 2 Kunci Kesuksesan Ducati Maverick Vinales dan Valentino Rossi. (istimewa)

KabarOto.com - Ducati menunjukkan performa positif pada ajang MotoGP 2017. Oleh karenanya, pebalap Maverick Vinales dan Valentino Rossi, mendesak timnya, Movistar Yamaha, untuk meniru resep kesuksesan pabrikan asal Italia itu.

Performa positif Ducati berimbas pada melonjaknya prestasi pebalap mereka, Andrea Dovizioso. Pebalap berkebangsaan Italia itu berpeluang untuk tampil sebagai juara dunia MotoGP musim ini.

Baca Juga:

Dovi saat ini berada di posisi kedua klasemen pebalap dengan mengoleksi 261 poin. Dia tertinggal 21 poin dari pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, yang bertengger di pucuk. Gelar juara dunia MotoGP akan ditentukan di seri terakhir yang berlangsung di Valencia 12 November nanti.

Kedigdayaan Ducati juga terlihat pada MotoGP Malaysia, pekan lalu. Tim asal Bologna, Italia, tersebut mampu mengantarkan dua pebalapnya finis 1-2. Dovizioso juara, sedangkan posisi kedua ditempati Jorge Lorenzo.

Menanggapi hal itu, Rossi dan Vinales menilai ada dua faktor utama kesuksesan Ducati musim ini. Pertama, Ducati memiliki pebalap penguji yang hebat, yakni Michelle Pirro dan Casey Stoner, mantan juara dunia MotoGP.

Rossi menilai hal itu sebagai penyebab utama Movistar Yamaha tampil kurang menggigit pada ajang MotoGP Musim ini. Namun, keinginan Rossi agar Pirro bergabung bersama Movistar Yamaha tampaknya takkan terealisasi. Pasalnya, Pirro baru saja menandatangani perpanjangan kontrak bersama Ducati hingga tahun 2020.

"Saya tak tahu apakah Yamaha tertarik dengan Pirro atau tidak. Tapi, Pirro akan menjadi ide yang bagus, karena dia pebalap yang kuat," kata Rossi.

"Saat dia menguji motor, catatan waktu lapnya lebih bagus dibanding Jorge (Lorenzo) dan (Andrea) Dovizioso. Saya rasa Yamaha akan mendapat data yang bagus (jika merekrut Pirro)." sambung dia.

Faktor kedua adalah pebalap ketiga yang tangguh. Ducati memiliki Danilo Petrucci. Dia mendapat motor yang sama dengan Dovizioso dan Lorenzo. Kemewahan tersebut tak dimiliki pabrikan lain yang hanya memiliki dua pebalap utama seperti Yamaha.

Terkait hal itu, Maverick Vinales menyarankan agar timnya memberikan pebalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco, motor yang sama dengan dia dan Valentino Rossi. Menurut dia, Zarco bakal membantu Yamaha dalam mengembangkan YZR-M1.

"Zarco tentu akan mendapat banyak masalah dengan motor saat ini. Memiliki lebih banyak motor di trek selalu positif dan Zarco telah membuktikan dia pasti bisa memberikan informasi penting buat Yamaha," kata Vinales.

"Kami berharap bisa mendapat lebih banyak informasi pada tahun depan untuk pengembangan motor. Selalu lebih baik jika bisa mendapatkan data dari tiga motor daripada cuma dua. Tahun ini, data Zarco tak memberikan manfaat apapun buat kami," ujarnya.