Saat Vakum, Intip Proses Perawatan Sirkuit Mandalika

2 jam, 15 menit lalu
Saat Vakum, Intip Proses Perawatan Sirkuit Mandalika

Saat Vakum, Intip Proses Perawatan Sirkuit Mandalika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mencatat, sepanjang 2025, sirkuit di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, digunakan untuk berbagai kegiatan selama 270 hari.

Dengan panjang lintasan 4,3 kilometer dan 17 tikungan, Mandalika menjadi venue untuk ajang motorsport internasional seperti MotoGP dan Asia Road Racing Championship, sekaligus berbagai kegiatan motorsport nasional maupun aktivitas lainnya.

Menjaga sebuah sirkuit tetap siap bukan pekerjaan yang hanya dilakukan ketika lampu start akan menyala. Diantara satu event dan event berikutnya, terdapat pemeliharaan rutin yang terus berjalan di balik layar.

Baca Juga: The Isle of Man TT, Balap Motor Tertua Paling Berbahaya di Dunia

Pemeriksaan Detail

"Sebagai pengelola sirkuit, kesiapan tidak hanya dibutuhkan ketika event berlangsung, tetapi juga dalam proses persiapan dan pemeliharaan sehari-hari," ujar Donny Mahardjono, Direktur Operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA).

Di lingkungan motorsport, kompetensi teknisi dan keandalan peralatan yang digunakan sama-sama menjadi kunci. Teknisi bersertifikasi internasional dituntut bekerja dengan standar tinggi, sementara setiap peralatan untuk perawatan, perbaikan, hingga pemeriksaan komponen harus mampu mendukung pekerjaan secara presisi, aman, dan terstandarisasi.

"Di MotoGP, detail kecil bisa menjadi bagian dari keselamatan. Karena itu, standar yang ditetapkan FIM (Federasi Internasional Sepeda Motor) harus kami jaga secara konsisten, bukan hanya saat balapan. Mulai dari kondisi lintasan dan run-off area hingga perangkat keselamatan dan kesiapan operasional, semuanya harus dipastikan dalam kondisi terbaik," tambah Donny.

Baca Juga: Datsun SSS Debut Kejayaan yang Merajai Balap Dunia

Kebutuhan Peralatan dan Pemeliharaan Teknik

Untuk pekerjaan pemeliharaan kendaraan operasional dan fasilitas sirkuit, teknisi memerlukan berbagai jenis peralatan pendukung, penggunaan cordless tools, impact wrenches, dan grinders untuk berbagai pekerjaan perawatan dan perbaikan struktural maupun mekanis.

Alat pemindai seperti thermal camera dan inspection camera untuk memeriksa kondisi bagian dalam atau detail kendaraan yang tidak terlihat dari luar. Penggunaan pressure washer, blower, dan industrial vacuum untuk menjaga kebersihan kendaraan serta sterilitas area kerja.

Selain itu ada juga pemeliharaan rutin pada komponen vital seperti aki dan wiper untuk menjamin kesiapan kendaraan operasional sirkuit setiap saat.

"Dukungan peralatan dengan teknologi terkini yang sesuai membantu tim kami menjalankan berbagai pekerjaan teknis dan pemeliharaan secara lebih aman," kata Donny.

Pengoperasian sirkuit balap memperlihatkan bahwa teknologi otomotif tidak berhenti pada kendaraan yang berada di lintasan. Di balik performa kendaraan dan kelancaran acara, terdapat ekosistem alat kerja, inspeksi, pemeliharaan, dan suku cadang yang bekerja secara terpadu.

Peralatan yang digunakan dalam dunia motorsport dituntut memiliki keandalan dan daya tahan tinggi. Hal ini menjadi bagian penting dari standar keselamatan, karena di balik setiap kendaraan dan aktivitas di lintasan, keselamatan manusia merupakan prioritas utama.

Ketika lampu start menyala dan perhatian penonton kembali tertuju pada pembalap, sebagian besar pekerjaan yang membuat sirkuit serta kendaraan siap digunakan telah selesai dilakukan jauh dari sorotan kamera.

Tags:

#Balap Motor #Balap Mobil #Sirkuit Mandalika
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kipli

Hobinya di ranah otomotif terutama bidang modifikasi dan olahraga balap roda 2 dan 4, menuntunnya selepas pensiun di dunia tersebut menjadi jurnalis di kabaroto.com
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan