Sejarah Perjalanan Datsun Di Indonesia Sebelum Disuntik Mati

Sejarah Perjalanan Datsun di Indonesia Sebelum Disuntik Mati Foto: Kipli

KabarOto.com - Perjalanan merek Datsun di Indonesia memang penuh liku. Memulai kejayaannya pada era 1970-an sebelum kemudian mati suri pada tahun 1986 dan reinkarnasi pada 2012 di Tanah Air dengan mobil LCGC.

Umurnya di Indonesia sendiri tak lama, karena merek Datsun dan sang induk yakni Nissan, harus kembali menutup pabrik produksinya pada kuartal pertama tahun 2020 silam. Nah, untuk mengenang merek ikonik ini, KabarOto merangkumnya dalam bentuk perjalanannya di negeri ini.

Pabrikan Datsun awalnya adalah merek mobil yang dimiliki oleh Nissan Motor Company. Datsun digunakan sebagai merek dari kendaraan Nissan yang diekspor tahun 1958 sampai 1986. Pada 2013, Datsun diluncurkan kembali sebagai merek mobil murah Nissan.

Asal nama Datsun, dibuat pada 1931 oleh DAT Motorcar Co. untuk model baru mobil mereka dengan nama Datson. Pada 1933, setelah Nissan Motor Company mengontrol DAT Motorcar Co., namanya kembali diganti menjadi Datsun.

Baca juga: Datsun 620 Pick Up Long 1.500 Asal Lampung Ini Langganan Sabet Piala Kontes

Awal kemunculannya sebelum era milenium, merek Datsun cukup terkenal dengan mobil sport misalnya roadster Fairlady dan coupe Fairlady (240Z). Datsun juga cukup terkenal di Indonesia pada zamannya dengan kendaraan pikap Datsun 620 (Datsun 1500).

Tanggal 20 Maret 2012, Nissan mengumumkan bahwa mereka menghidupkan kembali merek ini untuk pasar Indonesia, Afrika Selatan, India dan Rusia.

Menurut Andry SA selaku salah satu sesepuh Datsun lawas, sebelum 1977, mobil-mobil Datsun yang ada di Indonesia masih berasal dari luar negeri alias CBU. Tak ada importir umum pada zamannya, penggemar harus rela mengimpor sendiri mobil Datsun idamannya jika ingin memilikinya di dalam negeri seperti Fairlady 240Z, 510 SSS atau 710 SSS yang kerap jadi favorit kolektor penggemar Datsun.

Datsun 310 atau yang memiliki nama 130Y

Menginjak 1977, Datsun dipegang oleh PT Indokaya Nissan Motors selaku Agen Pemegang Merek dan mulai merakit mobil sendiri secara lokal atau CKD. Beberapa mobil Datsun pun mendulang kesuksesan, sebut saja tipe 120Y atau B210, lalu 130Y atau B310.

Kedua model tersebut cukup populer di Indonesia dengan mesin tipe A-Series, mayoritas berkapasitas 1.288 cc dengan kode A13, dilengkapi karburator Nikki maupun Hitachi.

Replika Datsun 510 BRE milik anggota komunitas Datsun Jakarta