Selain Ramah Lingkungan, Bus Listrik Hyundai Juga Ramah Disabilitas

Selain Ramah Lingkungan, Bus Listrik Hyundai juga Ramah Disabilitas Foto: Hyundai

KabarOto.com - Pada akhir Mei Hyundai Motor meluncurkan bus tingkat. Bukan transportasi biasa, kali ini merupakan bus listrik. Bus ini merupakan jenis pertama dari Hyundai loh, dan merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk membantu mengurangi kemacetan lalu lintas serta polusi udara.

Bus listrik ini ditampilkan di Land, Infrastructure, and Transport Technology Fair yang diadakan di Korea Selatan. Acara ini diselenggarakan oleh Hyundai bersama Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi nasional. Acara berlangsung dari 29-31 Mei.

Bus dengan panjang 12.990 mm dan tinggi 3.995 mm ini memiliki kapasitas penumpang yang berbeda pada setiap lantainya, mengingat bus ini merupakan bus tingkat. Di lantai satu, bus listrik memiliki 11 kursi. Sedangkan di lantai dua terdapat 59 kursi, jauh lebih banyak ya. Sehingga satu bus mampu menampung hingga 70 penumpang.

Kapasitasnya 1,5 kali lebih banyak penumpang dibandingkan dengan bus reguler. Hebatnya lagi, selain menggunakan energi listrik dan memiliki kapasitas yang cukup banyak, bus ini ramah disabilitas loh. Bus di desain dengan lantai yang rendah, sehingga mobilitas pemakaian kursi roda tidak kesulitan.

Baca Juga: Wah, Hyundai Kembangkan Teknologi Untuk Teman Tuli

Sepertinya Hyundai mulai melirik untuk memproduksi kendaraan yang ramah disabilitas ya. Mengingat beberapa waktu lalu sudah ada taksi yang beroperasi di Korea Selatan dengan teknologi baru untuk pengemudi taksi yang tuli.

Sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi kendaraan, Hyundai melengkapi bus baru dengan baterai polimer efisiensi tinggi berpendingin air 384 kWh. Kendaraan ini mampu menjangkau maksimum 300 km dengan sekali pengisian daya. Daya penuh dapat diselesaikan dalam 72 menit.

"Bus listrik tingkat adalah kendaraan ramah lingkungan yang dioptimalkan untuk tren ramah lingkungan global. Ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas udara, tetapi juga berkontribusi besar untuk mengurangi kemacetan lalu lintas komuter dengan mengakomodasi lebih banyak penumpang," kata ByoungWoo Hwang, Kepala tim Rekayasa Kendaraan Komersial Tingkat Lanjut di Hyundai Motor.

Baca Juga: Hyundai Kembangkan Sistem Yang Bikin Udara Di Dalam Mobil Bersih Terus!

Nyatanya, masyarakat Korea Selatan lebih suka menggunakan transportasi umum dibandingkan pribadi, seperti bus atau kereta bawah tanah. Karena kendaraan umum dianggap lebih cepat, sesuai dengan budaya ppalli-ppalli yang mereka anut.

Tidak hanya sekedar mengangkut banyak penumpang, bus ini sudah dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan. Seperti Vehicle Dynamic Control (VDC) yang membantu mengidentifikasi arah kemudi, sesuai dengan yang diingiinkan pengemudi. Serta menjaga kendaraan agar tetap terkendali.

Kemudian ada fitur Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) nih, dengan kamera depan fitur ini dapat mendeteksi tabrakan yang akan terjadi. Dengan fitur ini bus dapat terhindar atau meminimalisir kerusakan dengan pengereman mandiri.

Terakhir yaitu Lane Keeping Assist (LKA), mungkin fitur ini sudah tidak asing ya. Di mana fitur ini dapat membantu mencegah keberangkatan di jalur yang tidak sesuai menggunakan sensor terhadap marka jalan.

Baca Juga: Profil - Hyundai Kona 2019