Sepekan Berlakunya PPnBM 0 Persen, Ini Respon Suzuki Dan Daihatsu

Sepekan Berlakunya PPnBM 0 Persen, Ini Respon Suzuki dan Daihatsu

KabarOto.com – Setahun sudah pandemik Covid-19 berada di Indonesia. Dan membuat industri otomotif mengalami penurunan tajam. Bahkan, dari laporan Asean Automotive Federation (AFF) Indonesia menjadi Negara di kawasan Asia Tenggara yang mengalami penuruanan paling parah.

Melansir data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan retail di Tanah Air hanya mencapai 578.327 unit, turun jauh dari pencapaian tahun sebelumnya sebanyak 1.043.017 unit.

Menteri Perindustrian, Agung Gumiwang Kartasasmita mengatakan sejumlah langkah telah dilakukan untuk mengangkat penjualan industri otomotif.

Baca Juga : PPnBM Sudah Berlaku, Perusahaan Pembiayaan Segera Ubah Harga Mobil Baru

“Industri otomotif memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan perekonomian. Untuk itu, kami terus mengupayakan sektor ini dapat memproduksi kendaraan sebanyak 1,2 juta per tahun,” ungkap Agus.

Salah satu cara yang dilakukan Pemerintah adalah merilis Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 169 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor dengan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah ditanggung oleh Pemerintah pada Tahun Anggaran 2021.

Baca Juga : Pemerintah Tanggung PPnBM Mobil 100% Maret Sampai Mei 2021

Beleid itu memberikan insentif PPnBM kepada kendaraan penumpang 4x2, termasuk sedan yang berkubikasi mesin kurang dari 1.500 cc dan diproduksi di dalam negeri dan menggunakan komponen lokal sebanyak 70%.

Stimulus perpajakan berupa insentif PPnBM ditanggung Pemerintah ini berlaku selama sembilan bulan, terhitung pada Maret 2021 yang dibagi dalam tiga tahap.

Pada tahap pertama pemerintah menanggung 100% PPnBM, kemudian pengurangan 50% pajak barang mewah untuk tiga bulan tahap kedua, dan pengurangan 25% untuk tiga bulan tahap ketiga.

Baca Juga : Suzuki Optimis, PPnBM Bisa Naikkan Penjualan 20 Persen

Seminggu sudah setelah pemberlakuan PPnBM, beberapa Agen Pemegang Merek (APM) mendapatkan peningkatan dari segi pemesanan produk.

"Total kenaikkan SPK untuk model-model yang terdampak relaksasi PPnBM seperti Daihatsu Xenia, Terios, dan Luxio mengalami peningkatan pada minggu pertama Maret sekitar 40%. Sedangkan untuk model lainnya seperti Daihatsu Ayla, Sigra, dan Sirion secara total juga mengalami kenaikkan sekitar 20%," ungkap Hendrayadi Lastiyoso Kepala Divisi Marketing & CR PT Astra International - Daihatsu Sales Operation.

Sementara itu, Donny Saputra, Direktur Marketing PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, PPnBM memang bisa meningkatkan penjualan produk Suzuki, khususnya Ertiga dan XL7 yang masuk ke dalam daftar mobil Suzuki yang mendapatkan insentif PPnBM.

"Secara kalkulasi kami sudah melakukan studi, kemungkinan ada kenaikan kira-kira 20%. Ini estimasi Suzuki dari dua produk yang masuk insentif. Untuk volume berkisar 6.250 unit per bulan," jelas Donny.