Sesuaikan Kopling Sesuai Preferensi, Enggak Perlu ke Bengkel

Kipli
Kipli
Senin, 06 April 2026
Sesuaikan Kopling Sesuai Preferensi, Enggak Perlu ke Bengkel

Foto: KabarOto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Sepeda motor menjadi salah satu alat transportasi untuk menemani dalam beraktivitas sehari-hari. Sepeda motor dengan jenis transmisi manual atau kopling memiliki teknologi pengembangan bernama assist clutch. Fungsinya untuk menghilangkan power loss, dan slipper clutch agar roda belakang tidak tergelincir atau slip ketika menurunkan gigi secara ekstrem.

Kemajuan teknologi di bagian kopling ini, ada beberapa hal prinsip dasar yang harus diketahui dan tidak boleh dilupakan yaitu secara prinsip dan cara kerja, komponen dasar, dan cara perawatan kopling di sepeda motor.

Agar kopling tetap dalam kondisi prima dan bisa bekerja dengan sempurna, maka perlu dilakukan pemeriksaan dan penyetelan secara berkala. Langkah pertama bisa dilakukan dengan memastikan jarak main bebas pada handle kopling harus selalu berada pada kisaran 10-20 mm.

Baca Juga: Serba Serbi Girboks Otomatis Modern, Simak Penjelasannya

“Cara penyetelannya dengan melonggarkan mur pengunci, kemudian putar mur penyetel sampai dapat standar jarak main bebas, dan terakhir kencangkan mur pengunci,” terang Ade Rohman, Technical Service Sub Dept. Head PT Daya Adicipta Motora.

Penyetelan di bawah dekat mesin dimulai dengan melonggarkan mur pengunci, putar mur penyetel sampai mendekati standar jarak main bebas, kencangkan mur pengunci dan lakukan penyetelan pada sisi atas dekat handle kopling untuk mendapatkan standar jarak main bebas.

“Selanjutnya, pastikan kabel kopling bisa bekerja dengan normal, tidak ada serabut kabel yang rusak, terjepit, routing kabel sesuai standar, dan kabel dapat bergerak dengan bebas saat handle kopling ditekan,” ujar Ade.

Pemeriksaan juga bisa menggunakan feeling pengendara, jika kopling sudah berada di setelan yang normal maka gejala yang ditimbulkan adalah saat pengendara melakukan perpindahan gigi bisa dengan mulus dan tuas kopling dilepaskan secara berangsur maka akan terasa transmisi tenaga ke roda secara berangsur dengan baik atau tidak terasa slip.

Namun jika kopling sudah aus, gejala yang akan timbul mulai dari saat melakukan perpindahan gigi tidak bisa dilakukan dengan mulus, saat akselerasi terasa selip, sepeda motor terasa kurang tenaga, dan bahkan oli mesin menjadi cepat berubah warna atau kotor.

Baca Juga: Beralih dari Girboks Otomatis ke CVT, Adakah Perawatan Khusus Mitsubishi Xpander?

Setelah melakukan penyetelan kopling, lakukan pemeriksaan dengan meletakkan kendaraan dalam keadaan kondisi standar tengah. Kemudian hidupkan mesin, tekan handle kopling serta masukan ke gigi 1 dan lakukan pemeriksaan roda belakang sepeda motor.

“Kopling motor yang normal adalah ketika kopling ditekan penuh, roda belakang tidak berputar. Sedangkan saat kopling ditekan setengah, roda belakang mulai berputar secara perlahan dan ketika kopling dilepas penuh roda belakang akan berputar,” tutup Ade.

Tags:

#Tips Motor #Tips Bikers #Tips Berkendara Motor

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan