Simpel Tapi Vital, Ini Cara Bongkar Pasang Baut Roda Yang Benar

Simpel Tapi Vital, Ini Cara Bongkar Pasang Baut Roda yang Benar

KabarOto.com - Berkaitan dengan perawatan dan perbaikan mobil, Sobat KabarOto tentu tidak lepas dari aktivitas membuka dan memasang baut roda. Meski terlihat simpel, namun baut tersebut menjadi salah satu hal krusial yang berada pada kendaraan.

“Melepas dan memasang baut terlihat sepele tetap ada aturannya. Salah sedikit atau ada perbedaan penggunaan tool kit bisa berakibat membuat baut menjadi dol atau slek,” jelas Samsudin selaku Aftersales Support PT Astra International Peugeot.

Sokhimi selaku Service Advisor Daihatsu Astrido Serpong bilang, karat mulai bersarang jika sudah ada baut slek, biasanya ada di seputar baut. "Meskipun untuk mengatasinya dapat menggunakan produk cairan penetran. Namun kemungkinan akan membuat performa baut pengencang roda tersebut tidak optimal," ujarnya.

Baca juga: Terdengar Kletek Kletek Di Kaki-kaki, Coba Periksa Bagian Ini

Saat ingin melepas atau memasang Baut, ada baiknya ikuti aturan sesuai standar operasional prosedur. Jika roda Sobat KabarOto memiliki wheel dop atau dop pelek, lepaskan dulu dengan tool penjepit.

“Tool penjepit berwarna kuning lazimnya tersedia di tool box bawaan mobil. Kemudian untuk lepas dan pasang baut roda berjumlah 4 atau 5 buah, gunakan kunci roda yang tersedia di mobil. Biasanya menggunakan kunci roda ukuran 17 atau 19,” imbuhnya.

Selanjutnya, ia bilang, yang harus diperhatikan saat pasang baut roda adalah, putar peranti pengunci gunakan jari tangan terlebih dahulu. Alasannya, pakai tangan untuk memastikan baut sudah di posisi alur ulir sudah tepat.

“Hindari mengencangkan mur yang ditempatkan langsung di rumah kunci roda. Cara ini berisiko drat pada mur mudah tergerus. Sebab kesalahan pertemuan antara alur ulir mur berpotensi tidak sesuai pada akhirnya. Alhasil Mur roda tidak bisa dikencangkan,” wanti Samsudin.

Baca juga: Nih, Resep Simpel Tapi Jitu Bikin Kaki-kaki Berumur Panjang

Pemicu lain kerusakan mur roda dapat pula disebabkan oleh tindakan yang salah saat proses lepas dan pasang. Seperti yang sering dilihat yaitu menggunakan kaki atau dengan bantuan pipa. "Jika posisinya tidak center, hal itu justru menyebabkan bagian luar Mur dol pasca momen puntir berlebihan," tegas Sokhimi.

Menurutnya, cara paling ideal adalah gunakan kunci momen atau kunci torsi (torque wrench) jika ada. Alat tersebut bisa memastikan kekencangan mur disesuaikan dengan kebutuhan. Hanya saja alat ini bukan peralatan standar di mobil. Dan menyiasatinya cukup dengan kekuatan tangan hingga maksimal, atau pakai batang kunci roda sesuai ukuran standar pabrik.