Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Skenario Pemerintah Bagi Warga yang Tetap Mudik

Jumat, 03 April 2020
Skenario Pemerintah Bagi Warga yang Tetap Mudik

Warga yang siap mudik menggunakan bus

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Mudik menjadi satu tradisi di Indonesia menjelang hari Raya Idul Fitri. Setiap tahunnya, ribuan masyarakat yang berada di Jabodetabek melakukan aktivitas ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman yang berada di pulau Jawa atau pulau lainnya di Indonesia.

Namun karena virus Corona menyerang Indonesia, Pemerintah pun beberapa waktu lalu melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halaman. Karena dikhawatirkan virus Corona akan terbawa dan menular ke keluarga mereka.

Baca Juga: Akibat Virus Corona, Pemprov Jateng Batalkan Mudik Gratis 2020

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto beberapa waktu lalu mengatakan, sebaiknya tidak melakukan mudik, karena virus ini berpindah karena dibawa oleh manusia. Pergerakan manusia yang tak terkendali akan timbulkan masalah.

Namun, Presiden Jokowi mengumumkan sejumlah skenario untuk mengatasi masalah mudik ini. Melalui rapat terbatas yang dilakukan pada Kamis (2/4/20), dia meminta untuk disiapkan skenario yang komprehensif, jangan satu aspek saja, atau sifatnya sektoral, atau kepentingan daerah saja, tetapi dilihat secara utuh, baik dari hulu, tengah dan di hilir.

Beberapa skenario tersebut di antaranya, opsi menggeser hari libur nasional Lebaran dan cuti bersama sampai situasi darurat Corona ini selesai. Pemerintah juga berencana memfasilitasi kepulangan para pemudik dari zona merah, terutama di Jabodetabek pada waktu libur yang diundurkan tersebut. Jokowi juga meminta jaring pengaman sosial dan stimulus ekonomi dikeluarkan agar warga bertahan di Ibu Kota.

Baca Juga: Banyak Pemudik, Madura-Surabaya Berlakukan Sterilisasi Berlapis

Skenario pembatasan orang sesuai dengan protokol kesehatan dengan kedisiplinan yang kuat juga dilakukan. Skenario selanjutnya adalah, setibanya di kampung halaman, para pemudik akan langsung ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP). Mereka harus melakukan isolasi mandiri dan dia juga menyampaikan untuk menggunakan jaring pengaman sosial yang ada di desa.

Tags:

#Mudik 2019 #Jalur Mudik #Tips Mudik #Tips Mudik Naik Motor
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan