Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Stellantis SRT Ungkap Mesin eBoost Air, Hilangkan Turbo Lag

2 jam, 16 menit lalu
Stellantis SRT Ungkap Mesin eBoost Air, Hilangkan Turbo Lag

Stellantis eBoost Air

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Divisi performa Stellantis, Street and Racing Technology (SRT), memperkenalkan konsep dapur pacu terbaru bertajuk eBoost Air. Teknologi e-compressor ini dirancang khusus untuk mengatasi masalah klasik di mesin turbocharger, yaitu menghilangkan turbo lag tanpa mengorbankan potensi tenaga besar di putaran mesin tinggi.

Diuji di prototipe mesin 3.0-liter Hurricane inline-six high-output, sistem eBoost Air memanfaatkan kompresor listrik untuk memberi tekanan udara sejak mesin berada di posisi idle.

Saat putaran mesin (rpm) meningkat dan gas buang cukup kuat, dorongan induksi paksa secara mulus diambil alih oleh turbocharger konvensional.

Baca Juga: Ludes Sehari! Honda Super-ONE Catat 132 Pemesanan di Indonesia

Menggabungkan Respon Supercharger dan Efisiensi Turbo

Sistem turbocharger tradisional mengandalkan aliran gas buang untuk memutar turbin. Di bagian turbin berukuran besar, gas buang di putaran bawah (low rpm) sering kali belum cukup kuat untuk memutar turbin secara instan, sehingga timbul jeda respon (turbo lag).

Melalui teknologi eBoost Air, SRT menempatkan e-compressor di sisi hulu (upstream) dari turbocharger utama yang dikombinasikan dengan sistem bypass elektronik. Saat pengemudi menekan pedal gas secara mendadak, sistem langsung mengarahkan aliran udara menuju e-compressor untuk membangun tekanan boost secara instan. Begitu turbocharger utama mencapai kecepatan operasional yang dibutuhkan, aliran udara dialihkan kembali ke jalur induksi normal.

Hasilnya, karakter penyaluran tenaga mesin turbocharger ini menyerupai respon instan dan linier khas mesin V8 berteknologi supercharger, namun tetap mempertahankan tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar mesin turbo.

eBoost Air
Penempatan ringkas di ruang mesin

Inkubator Inovasi Performa Stellantis

Kehadiran konsep eBoost Air menegaskan kembali peran SRT sebagai inkubator inovasi dan divisi performa tinggi di bawah naungan Stellantis untuk merek-merek ternama seperti Dodge, Jeep, dan Ram.

"Penggemar otomotif tidak tertarik pada teknologi hanya demi gaya-gayaan. Namun ketika teknologi tersebut meningkatkan performa tanpa ada kekurangan, mereka pasti akan menyukainya," ujar Tim Kuniskis, Head of American Brands and Marketing Stellantis North America.

Kuniskis menambahkan, "eBoost Air memberikan manfaat nyata tersebut. Ini adalah ide cerdas dan efisien yang langsung mengatasi masalah turbo lag."

Baca Juga: Mitsubishi Fuso Siapkan Semua Lini Produk Hadapi Implementasi B50

Senada dengan hal tersebut, Head of SRT Operations, Tom Sacoman, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi elektromekanis untuk memutar turbin sebelum gas buang siap merupakan langkah krusial dalam meningkatkan kemampuan berkendara (drivability).

Melalui pengembangan pesat ini, divisi SRT terus memfokuskan rekayasa teknisnya pada sektor powertrain, dinamika kendaraan, aerodinamika, serta penyediaan komponen performance parts Direct Connection dan manajemen kegiatan balap di wilayah Amerika Utara.

z

Tags:

#E-Turbocharger #Street And Racing Technology (SRT) #EBoost Air #Stellantis
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kusnadi Chahyono

Jurnalis otomotif sejak 2003. Senang naik motor dan mengulas mobil baru terutama teknologi terbaru. Pendidikan jurnalistik di FISIP UPN VETERAN JAKARTA angkatan 1997. Suka foto event karena sudah bisa megang kamera sejak SMP. Jurnalis dan fotografer tahun 2003-2013 di majalah otomotif tertua dari Inggris Autocar Magazine franchise Indonesia yang dipegang MRA Group. Sempat di PR Agency selama satu tahun. Sebagai jurnalis di Dapurpacu.com pada tahun 2014-2017. Bisa menjadi host otomotif setelah bergabung di Otoblitz. Saat ini menjadi jurnalis di Kabaroto.com.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan