Sudah Dekat Hari Raya Kendaraan Yang Tinggalkan Jakarta Turun 60 Persen

Sudah Dekat Hari Raya Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta Turun 60 Persen

KabarOto.com - Bulan ramadan kali ini sangat terasa berbeda dengan mewabahnya virus Corona atau Covid-19. Selain tidak ada buka bersama yang biasa dilakukan karena larangan berkerumun, pemerintah juga menerapkan larangan mudik.

Terkait larangan mudik hal ini begitu terasa. Pasalnya, di periode H-7 sampai H-5 Lebaran 2020 tepatnya 17-19 Mei kemarin tercatat penurunan arus lalu lintas. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat total 214.014 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah timur, Barat, dan Selatan.

Baca Juga: Tak Penuhi Syarat, Pemudik Siap-siap Putar Balik Dari Sumatera Utara

Ratusan ribu kendaraan yang meninggalkan Jakarta masih tergolong sedikit. Berbanding dengan periode Lebaran tahun 2019 lalu, angka ini menunjukkan penurunan sebesar 60 persen. Jika dirinci, arus distribusi lalu lintasnya sebesar 39% dari arah Timur, 36% dari arah Barat dan 25% dari arah Selatan.

Arah Timur
Kendaraan meninggalkan Jakarta merupakan lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama.

GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 46.584 kendaraan, turun sebesar 79 persen dari Lebaran tahun 2019. Sementara GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 36.387 kendaraan, turun sebesar 60 persen dari Lebaran tahun 2019.

Baca Juga: Jumlah Kendaraan Yang Berniat Mudik Tunjukkan Penurunan

Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 82.971 kendaraan, turun sebesar 74 persen dari Lebaran tahun 2019.

Arah Barat
Kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang sebanyak 77.360 kendaraan, turun sebesar 45 persen dari Lebaran tahun 2019.

Arah Selatan
Kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 53.683 kendaraan, turun sebesar 53 persen dari Lebaran tahun 2019.