Tanggapan Daihatsu Soal Perpanjangan Insentif PPnBM 0 Persen

Tanggapan Daihatsu Soal Perpanjangan Insentif  PPnBM 0 Persen

KabarOto.com - Terkait kebijakan PPnBM 100%, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang insentif berupa diskon pajak atas penjualan barang mewah hingga Agustus 2021. Kebijakan ini sekaligus membuat Kemenkeu merevisi peraturan sebelumnya, yakni Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.20/2021 tentang PPnBM atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Tertentu yang Ditanggung Pemerintah Anggaran 2021.

Baca Juga: PPnBM 50 Persen Sudah Berlaku, Ini Harga Mobil Daihatsu

Lalu bagaimana Astra Daihatsu Motor (ADM) menanggapi hal ini? Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso mengaku mereka sudah mengetahui tentang isu ini dari bulan lalu.

"Tapi namanya masih wacana harus menunggu, dan ternyata 13 Juni dirilis Menperin, ternyata skema PPnBM berubah," cerita Hendrayadi, Kamis kemarin (17/06/2021).

Bagi Daihatsu pelaku otomotif, tentu sangat terima kasih pada pemerintah yang telah mendukung industri otomotif. "Bukan hanya industri tapi customer, yang belum mendapat PPnBM 100% bisa dapat lagi," tambahnya.

Hendrayadi menyebutkan, impact dari relaksasi PPnBM, pasar otomotif tumbuh sangat signifikan. "Retail sales nasional sudah mengarah pada kondisi normal, 74 ribuan pada jaman sebelum pandemik berkisar 80.000 - 90.000 unit," tambah Hendrayadi.

Baca Juga: Menjajal Advanced Safety Assist Daihatsu Rocky 1.0

Penjualan Daihatsu, Januari sampai Februari 9.000 unit, Maret sampai April saat PPnBM 100% mencapai 12.300 unit. "Mei turun karena hari kerja hanya 20 hari," terangnya.