Tanggapan Rossi Dan Lorenzo Tentang Airbag Di Kostum MotoGP 2018

Tanggapan Rossi dan Lorenzo Tentang Airbag di Kostum MotoGP 2018 Kostum Airbag MotoGP (Foto: Istimewa)

KabarOto.com- Mulai musim 2018, pihak penyelenggara MotoGP mengeluarkan kebijakan baru yang menyatakan bahwa semua pebalap di kelas MotoGP diwajibkan menggunakan kostum balap yang dilengkapi dengan airbag (sistem kantung udara).

Sejak ditetapkan dalam pertemuan Komisi Grand Prix 15 Oktober 2017 lalu, peraturan ini resmi diberlakukan mulai tahun 2018. Namun aturan tidak berlaku bagi pebalap pengganti dan pebalap wild card yang bersaing dalam dua event.

Baca Juga: Lorenzo dan Dovizioso Puji Kecerdasan Marquez

Dua pebalap MotoGP, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo pun menanggapi aturan baru tersebut. Bagi Rossi hal itu merupakan langkah besar untuk keamanan pebalap, terutama untuk bahu dan tulang selangka. "Di tahun 2009 Dainese sempat memasang airbag di kostum balap saya, namun saya merasa tidak nyaman karena terlalu berat, jadi kehilangan beberapa gerakan," ujar Rossi.

The Doctor mengatakan sejak saat itu mereka berusaha memperbaiki kekurangan yang ada. Saat ini dirinya yakin kapasitas kostum balap itu mampu mengurangi resiko cedera tanpa mengurangi tingkat kenyamanan saat balapan.

Baca Juga: Vinales Bisa Juara Andai Bertahan di Suzuki

Sementara Lorenzo meski mendukung kostum airbag, ia menegaskan tidak ingin menggunakannnya setiap saat. "Saya ingin membantu Alpinestar melakukan evolusi yang baik, karena untuk keselamatan pebalap, saya pikir itu bagus," ujar Jorge seperti dilansir Crash.net, Jumat (12/1/2018).

Lorenzo mengatakan produsen kostum airbag seperti Alpinestar dan Dainese perlu meningkatkan kenyamanan bagi penggunanya. "Bila Anda memakai kostum berisi kantung udara, bahu akan terasa lebih kaku. Tapi ini sangat menarik dan sangat bagus untuk keselamatan para pengendara, jadi saya mendukungnya." ujar Lorenzo.