Tips Mematikan Mesin Mobil yang Benar

Abdi Kurniawan
Abdi Kurniawan 05 Oct 2016 - 08:05
Tips Mematikan Mesin Mobil yang Benar
Tips Mematikan Mesin Mobil yang Benar (foto: Toyota Astra)

Sebelum memutar kunci kontak untuk mematikan mesin mobil, biasanya pengemudi menginjak gas atau menggebernya terlebih dahulu. Alasannya adalah untuk menjaga aki mobil agar aki tetap memiliki daya saat nanti menstaternya kembali. Padahal dengan teknologi mesin yang sudah canggih itu tidak perlu dilakukan. Malah sebaliknya, menggeber mobil sebelum mematikan kontak justru mengakibatkan mesin mobil cepat rusak. Karena saat mesin mobil digeber mesin akan bekerja dengan putaran yang cukup tinggi.

Ini akan berdampak pada mesin, karena membutuhkan pelumasan yang lebih banyak daripada saat mesin berputar. Ketika mesin dimatikan secara tiba-tiba, maka tekanan pelumasan mobil akan berkurang secara drastis. Padahal, saat digeber maka mesin akan memasuki kondisi panas yang membutuhkan sistem pelumasan tetap bekerja.

Saat kondisi mesin panas dan digeber tersebut, komponen mesin ada dalam kondisi tinggi dan kondisi yang masih mengembang. Dinding-dinding komponen juga saling bersentuhan dan bergesekan dengan cepat. Ketika mesin mati, maka suplai pelumas juga akan berhenti. Efeknya, gesekan dan sentuhan antar komponen menjadi lebih keras dan mengakibatkan komponen menjadi lebih cepat haus.

Tips Mematikan Mobil yang Benar dari asapmobil

Agar mesin dapat lebih awet, maka mulailah untuk memiliki kebiasaan mengurangi beban kerja mesin sebelum mesin mobil dimatikan. Menunggu hingga mesin memasuki putaran normal yang stabil, barulah putar kunci kontak mobil ke posisi off.

Jika tidak dalam kondisi darurat, sebaiknya sebelum mematikan mesin mobil, maka matikan terlebih dahulu semua fitur yang ada pada mobil anda. Contohnya adalah mematikan AC, lampu-lampu dan juga sistem audio. Dengan cara ini, maka beban kerja mesin akan berkurang dan memasuki posisi kerja normal. Barulah anda dapat dengan aman mematikan mesin mobil anda.

Baca Juga: