Toto Wolff Sempat Positif Covid-19 Dan Ungkap Soal Kontrak Lewis Hamilton

Toto Wolff Sempat Positif Covid-19 dan Ungkap Soal Kontrak Lewis Hamilton

KabarOto.com – Tim Mercedes-AMG Petronas memang jadi sorotan menarik setelah pembalap andalannya Lewis Hamilton memenangkan juara dunia Formula 1 sebanyak tujuh kali. Orang mulai menebak-nebak, akankah kontraknya diperpanjang tahun ini atau Hamilton akan gantung sarung tangan sementara waktu?

Namun terlepas dari semua itu, ternyata Toto Wolff selaku Bos Mercedes sempat mengungkap bahwa ia sempat terpapar Covid-19 awal Januari kemarin, “Kami telah merencanakan untuk berada di sini selama beberapa hari dan entah dari mana, saya mendapat tes Covid-19 hasilnya positif. Tapi semuanya baik-baik saja. Tidak ada gejala, terima kasih Tuhan. Ini bisa saja memburuk,” ujarnya saat diwawancara penyiar Austria ORF.

Baca juga: Pimpinan Honda Tetapkan Target Gemilang Di F1 2021 Sebagai Perpisahan

Disinggung mengenai kontrak Hamilton tidak kunjung menemui titik terang, Toto menjelaskan bahwa para agen Hamilton bekerja keras. Berusaha agar kesepakatan nilai kontrak dan durasinya tercapai.

”Membicarakan secara online dengan Zoom, Hamilton sedang berada di Amerika Serikat dan saya di Austria, pada titik tertentu kami akan menyelesaikannya,” jelasnya.

Toto juga mengatakan bahwa baik tim dan Hamilton punya dasar yang sangat kuat dalam hubungan. Keduanya telah merayakan kesuksesan besar bersama dan ingin terus melakukannya di masa depan. Namun keduanya harus membicarakan semua secara mendetail, dan itu masih membutuhkan waktu bagi Mercedes.

Baca juga: Sir Lewis Hamilton, Gelar Baru Setelah Juara Dunia F1 2020

Pria asal Austria itu sendiri menambahkan bahwa kontrak Hamilton harus ditandatangani pada balapan pertama musim ini, yang dijadwalkan pada 28 Maret di Bahrain.

Lalu saat disinggung mengenai performa George Russell, Toto mengungkap bahwa Mercedes tidak pernah melakukan negosiasi dengan Hamilton menggunakan taktik tersebut, “Kami tahu kami ingin balapan bersama. Dan sekarang kami harus menegosiasikan kontrak,” pungkas pria 49 tahun itu.