Volkswagen Akan Hentikan Produksi Beetle, Kenapa Ya?

Volkswagen Akan Hentikan Produksi Beetle, Kenapa ya? Beetle Final Edition (VW)

KabarOto.com - Ada kabar kurang menggembirakan dari Volkswagen. Pasalnya, produsen mobil asal Jerman ini telah mengumumkan akan hentikan produksi VW Beetle pada 2019 mendatang.

Pada akhir produksinya nanti, Volkswagen akan menandainya dengan meluncurkan Beetle Final Edition. "Hilangnya Beetle setelah 3 generasi, selama hampir 7 dekade, akan membangkitkan sejumlah emosi dari banyak penggemar setia Beetle," kata Hinrich J. Woebcken, Presiden dan CEO, Volkswagen Group of America.

Menurut VW, Beetle Final Edition 2019 akan tersedia dalam dua bentuk bodi, yaitu coupe dan convertible. Selain itu, beragam pilihan warna, seperti Pure White, Deep Black Pearl, dan Platinum Gray serta dua warna unik, Safari Uni dan Stonewashed Blue akan dihadirkan.

Baca Juga: Test Drive DFSK Glory 580: Eksterior Memesona Dengan Fitur Menarik

VW Beetle Final Edition Coupe

Untuk dapur pacunya, mobil ini akan menggunakan mesin 4 silinder turbocharged 2.0 liter, yang dapat menghasilkan tenaga sebesar 174 dk dan torsi 184 Nm. Tenaga tersebut lantas disalurkan ke roda melalui transmisi otomatis 6 percepatan.

Ada rumor yang mengatakan, keputusan ini diambil karena Volkswagen akan fokus dalam pengembangan mobil lisrik. "Fokus kami memproduksi mobil keluarga dan mobil listrik, sejauh ini belum ada rencana untuk mengganti VW Beetle," kata Hinrich.

Namun, Hindrich juga tidak membantah jika suatu saat nanti VW kembali meluncurkan mobil-mobil berdesain unik. Saat ini VW sudah memiliki prototipr ID Buzz yang modelnya seperti VW Combi, dengan tampilan yang futuristik dengan penggerak listrik.

Interior Beetle Final Edition Cabrio

Beetle sebenarnya jadi bagian tak terpisahkan dalam sejarah Volkswagen. Awalnya VW Beetle dikembangkan pada 1930-an, sebagai salah satu simbol kekuatan industri Jerman setelah Perang Dunia II. Pada 1960-an, Beetle yang di Indonesia biasa disebut 'VW Kodok', menjadi kendaraan ikonik yang beredar di seluruh dunia.

Mobil berdesain unik ini produksinya sempat terhenti di Amerika Serikat pada 1979, namun tetap diproduksi di Meksiko dan Amerika Latin.

Pada pertengahan 1990-an, saat Volkswagen berjuang menghidupkan kembali penjualan di Amerika Serikat, Chief Executive Ferdinand Piech mengeluarkan ide untuk memperbarui model Beetle.

Baca juga: Toyota Vios GT Street Meluncur Di Thailand

Hasilnya, sebuah model baru yang disebut 'New Beetle' meluncur pada tahun 1998. Penjualan New Beetle pun meroket, terjual lebih dari 80.000 di Amerika Serikat pada 1999. Sejak tahun 1998, secara keseluruhan VW telah menjual 500.000 Beetle.