Wah! Ada Bus Tayo Di Booth Hino Di GIICOMVEC 2020

Wah! Ada Bus Tayo di Booth Hino di GIICOMVEC 2020 Bus Tayo (KO/Edo)

KabarOto.com - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) selaku pemegang merek kendaraan Hino di Tanah Air, turut memeriahkan pameran otomotif khusus kendaraan komersial, Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020.

Dalam acara tersebut, Hino memajang tujuh unit kendaraan, baik truk dan bus. Di antaranya adalah Hino Microbus 110 SDBL yang digunakan untuk pariwisata, Hino 110 SD untuk truk pengangkut sampah, hingga Hino ranger FM 350 TH untuk menarik kontainer.

Baca juga: X1 Dominasi Penjualan BMW Di Indonesia

Ada pemandangan unik saat KabarOto berkunjung ke booth Hino di area indoor Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan Jakarta Pusat. Pasalnya, Hino juga memajang bus yang selama ini kita lihat di televisi.

Bus tersebut dikenal dengan nama Tayo, tokoh kartun berwujud bus yang imut dan menggemaskan, idola anak-anak.

Bus Tayo di Booth Hino
Memiliki kapasitas 27 tempat duduk dan 13 penumpang berdiri

Bukan sekadar mirip dengan tokoh film kartun, nama yang diberikan juga benar Tayo, yang merupakan singkatan dari Tanggerang Ayo.

Bus ini digunakan sebagai Bus Rapid Transit (BRT) Kota Tanggerang. "Tayo ini menggunakan basis Hino FB 130," ujar Sit Khian, Direktur Operasional PT Karya Tugas Paramitra.

Bus Tayo
Bagian sopir juga dilengkapi monitor HU

Perusahaan karoseri yang bermarkas di Jakarta Pusat tersebut, bertugas untuk mengubah tampilan bus Hino menjadi mirip sosok Tayo di televisi. Dari luar, bus Tayo tampil menggemaskan, dengan bentuk lampu unik.

Bagian atap juga lebih tinggi, nampak seperti dua tingkat dengan aksen grafis sederhana. Makin menggemaskan, bus Tayo dilabur dengan balutan warna biru berpadu putih.

Bus Tayo di GIICOMVEC 2020
Khusus bus BRT Tangerang

Fitur yang disematkan pada bus Tayo ini, di antaranya adalah layar LCD untuk menayangkan iklan, CCTV, running teks rute bus, jok lapis semi kulit, hingga pintu elektrik yang bisa dibuka tutup secara otomatis oleh sopir.

Baca Juga: Isuzu Masih Terus Produksi Panther Untuk Permintaan Konsumen

Lantas berapa biaya membuat bus seperti ini? "Untuk biaya karoserinya saja sekitar Rp 400 jutaan lebih. Biaya itu tentunya di luar sasis," jelas Sit Khian saat ditemui KabarOto di sela pameran.

Bus Tayo dibekali mesin diesel W04D-TN, 4 silinder segaris. Dapur pacu tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 130 dk pada 2.500 rpm dan torsi mencapai 362 Nm pada putaran mesin 1.800 rpm.