KabarOto.com - Merek kendaraan listrik mewah di bawah naungan BAIC, ArcFox, siap menggebrak pasar pada akhir kuartal ketiga 2026 dengan meluncurkan model terbaru mereka, ArcFox S3.
Sedan listrik berukuran menengah ini hadir dengan desain sporty yang mencolok, termasuk fitur pop-out spoiler yang jarang ditemukan di kelasnya. Dengan kombinasi estetika modern dan pilihan warna berani seperti skema ungu-merah muda, ArcFox S3 mengincar segmen konsumen muda yang menginginkan gaya sekaligus efisiensi.
Secara dimensi, ArcFox S3 memiliki panjang 4.840 mm, lebar 1.900 mm, dan tinggi 1.480 mm dengan jarak sumbu roda mencapai 2.875 mm.
Meski tampil sebagai sedan ramping, mobil ini memiliki bobot kosong yang relatif ringan di angka 1.700 kg.
Baca Juga: BAIC dan Chery Gandeng CATL Kembangkan Teknologi Swap Baterai

Penampilan eksteriornya semakin manis dengan velg five-spoke serta penggunaan gagang pintu mekanis konvensional, memberikan sentuhan praktis di tengah tren gagang pintu tersembunyi yang terkadang menyulitkan pengguna.
Dari sektor performa, ArcFox S3 mengandalkan motor tunggal berpenggerak roda belakang (RWD) yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 159 kW. Kecepatan tertingginya dibatasi pada 155 km/jam untuk menjaga efisiensi baterai.
Untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan berkendara, ArcFox menyematkan sistem ADAS tingkat menengah tanpa sensor LiDAR, yang dirancang untuk memberikan asisten pengemudi yang andal namun tetap menjaga harga kendaraan tetap kompetitif.

Salah satu keunggulan utama ArcFox S3 terletak pada variasi kapasitas baterai LFP (Lithium Iron Phosphate) yang ditawarkan. Konsumen dapat memilih tiga opsi jangkauan yakni 460 km (44,2 kWh), 560 km (55,6 kWh), dan varian tertinggi mencapai 660 km (65,8 kWh).
Fleksibilitas ini memungkinkan calon pembeli menyesuaikan kebutuhan jarak tempuh harian mereka dengan anggaran yang tersedia, menjadikan S3 salah satu opsi paling menarik di segmen sedan listrik menengah.
Strategi paling menarik dari ArcFox adalah penyediaan varian khusus untuk layanan ride-hailing dan taksi yang dilengkapi teknologi battery swap dari CATL Choco. Varian ini menggunakan baterai LFP 54 kWh yang mampu menempuh jarak 535 km.

Baca Juga: Fitur Anti Repot pada Mitsubishi Xforce, Kamera Mundur hingga Pintu Bagasi
Adanya sistem CATL Choco, pengemudi taksi hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk menukar baterai kosong dengan yang penuh di stasiun pengisian, sehingga meminimalkan waktu tunggu dan meningkatkan produktivitas operasional.
Menutup tahun 2026, ArcFox juga berencana memperluas lini ini dengan meluncurkan versi Extended Range Electric Vehicle (EREV) pada kuartal keempat. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi pengguna yang masih memiliki kekhawatiran terhadap infrastruktur pengisian daya listrik murni.
Adapun peluncuran S3 yang dijadwalkan pada akhir Q3, BAIC optimis dapat memperkuat posisi ArcFox dalam persaingan ketat ekosistem energi baru di Tiongkok maupun pasar global.