OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Cakra Motor 11 Beri Edukasi Ketahui Oli Palsu

Kusnadi Chahyono - Kamis, 17 Maret 2022
OtoNews OtoTips News Tips Mobil

Kabaroto.com - Produsen oli sudah bekerja keras agar produk yang dilansirnya tak dipalsukan oleh orang yang tak bertanggung jawab. Bahkan sudah bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk meringkus fasilitas produksi oli palsu tersebut.

Rabu kemarin (15/3) pihak Kepolisian sudah menangkap pelaku yang melakukan pemalsuan. Diamankan pula mesin pencetak stiker, botol oli kosong, kendaraan komersial untuk pendistribusian ke bengkel dijual di bawah harga resmi, 130 drum berisi pelumas palsu.

Baca juga: PTT Lubricants Hadirkan Pelumas, Harga Mulai dari Rp30 ribuan

Pilihan pelumas

Setiap sepekan, bisa mengolah 15.000 liter. Pelaku memiliki dua gudang penyimpanan di Kompleks Pergudangan Sentra Industri Terpadu Penjaringan Jakarta Utara, dan Kompleks Pergudangan di Tangerang.

Ivan Sebastian selaku owner dari Cakra Motor 11 mengakui sangat menyayangkan masih adanya pemalsuan pelumas atau oli kendaraan. Karena selain merugikan produsen, akan sangat merugikan lagi bagi penggunanya. Karena kinerja mesin akan terganggu dan berdampak memperpendek usia mesin kendaraan.

Ivan menjelaskan bahwa fungsi pelumas atau oli bertugas melapisi atau melumasi dan melindungi komponen mesin agar terhindar dari gesekan yang berlebih saat mesin bekerja. Selain itu oli berperan membuat stabil suhu mesin. Kketika mesin aktif bekerja, otomotis akan menghasilkan suhu panas akibat pembakaran yang terjadi.

Penggunaan pelumas palsu bisa merugikan mesin



Adanya oli, maka suhu panas tersebut akan cepat tersalurkan dan mesin pun dapat bekerja maksimal. Dan terakhir oli juga memiliki kemampuan sebagai pembersih. Ketika oli melumasi dan bersirkulasi, maka kotoran yang timbul akibat sisa pembakaran dan partikel logam dari komponen mesin akibat gesekan dapat terbawa semua.

Sebagai generasi penerus menjalankan 30 tahun usaha Cakra Motor 11, Ivan menegaskan enggunaan oli palsu dapat membuat mesin cepat panas, karena bahan dasar oli kurang bagus. Bahkan prosesnya tidak sesuai standar SAE. "Maka dapat menimbulkan gesekan di komponen mesin, seperti piston dan silinder akan menjadi korban," sahutnya.

Penggunaan oli palsu dapat menimbulkan sludge atau endapan di mesin. Karena bahan atau material oli tidak berkualitas, maka sludge terjadi karena material oli palsu yang menempel pada blok mesin. Ketika ada endapan, maka pergerakan mesin akan lebih keras. Hal ini berdampak usia mesin mobil lebih pendek.

Merusak botol yang sudah dijual ke konsumen, bagian dari memutus rantai pemalsuan oli



Ivan pun menjabarkan cara mengetahui oli mobil asli atau palsu bisa cek di bagian botolnya. Biasanya oli palsu menggunakan packaging atau botol yang sudah bekas. "Cek sisi luar botol, jika bersih baik dari sisi luar, atas dan bawahnya maka dipastikan itu adalah asli dan ditambah sticker yang utuh atau tidak sobek," yakinya.

Baca juga: Cegah Pemalsuan Produk, Federal Oil Perkenalkan QR Code Unik

Teknologi yang disematkan di botol berupa ID yang dicocokkan antara tutup dan botolnya. Guna menekan terjadinya pemalsuan, dan pembeli bisa mengetahui langsung keasliannya. Bila nomornya berbeda, hindari pemakaian oli tersebut.

“Perawatan berkala kendaraan tidak harus ribet, fokus di mesin sebagai jantung pacu mobil agar tetap terawat dengan memberikan Oli atau pelumas mobil," jelas Ivan yang memiliki pesan #SejutaPersenOriginal untuk setiap produk yang dijual di jaringan bengkel Cakra Motor 11.

Baca Artikel Asli