KabarOto.com - Rencana MotoGP menerapkan aturan satu motor bagi setiap pembalap dimusim 2027 dipastikan batal.
Usulan tersebut gagal mendapatkan kesepakatan dari seluruh pabrikan yang tergabung dalam Motorcycle Sports Manufacturers Association (MSMA), dengan KTM disebut yang paling kuat menentangnya.
Wacana ini muncul sebagai bagian dari upaya menekan biaya operasional tim. Jika diterapkan, setiap pembalap hanya akan memiliki satu motor yang digunakan sepanjang sesi latihan hingga balapan pada setiap seri.
Baca Juga : Goodyear Catat Rugi Rp3,6 Triliun pada Kuartal II 2026
Namun, aturan tersebut dinilai memiliki sejumlah konsekuensi terhadap jalannya akhir pekan MotoGP. Ducati dan Aprilia disebut sebagai dua pabrikan yang paling mendukung proposal tersebut.
KTM Tolak Proposal
Sementara Honda dan Yamaha masih berada di posisi yang cenderung berhati-hati. Pembahasan terakhir dilakukan saat MotoGP Silverstone, tetapi tidak menghasilkan kesepakatan yang dibutuhkan.
KTM kemudian menjadi penentu setelah menolak proposal tersebut. MSMA membutuhkan persetujuan bulat dari para produsen untuk mengubah regulasi, sehingga penolakan satu pabrikan sudah cukup untuk menggagalkan rencana.

Salah satu persoalan terbesar adalah risiko pembalap kehilangan kesempatan mengikuti sesi tertentu jika motor rusak. Dengan hanya memiliki satu motor, pembalap berpotensi tidak dapat mengikuti sesi berikutnya, termasuk kualifikasi, sprint race, atau bahkan balapan utama.
Aturan tersebut juga akan menimbulkan persoalan dalam balapan flag-to-flag. Dalam kondisi hujan atau cuaca yang berubah, pembalap biasanya dapat masuk pit dan berganti menggunakan motor kedua yang sudah disiapkan dengan ban serta setelan berbeda.
Baca Juga : Lamborghini Temerario Resmi Melantai di Indonesia, Harga Tentatif
Regulasi 2027
Menariknya, muncul pula opsi tengah-tengah dengan menyediakan motor kedua mulai sesi kualifikasi. Namun, efektivitas penghematan biaya juga dipertanyakan karena motor kedua tetap diperlukan dalam situasi tertentu.
Pada akhirnya, MotoGP diperkirakan tetap mempertahankan penggunaan dua motor untuk setiap pembalap pada musim 2027, bersamaan dengan regulasi baru lainnya seperti mesin 850 cc dan pengurangan perangkat aerodinamika.