KabarOto.com - Mercedes-Benz kembali menggebrak segmen SUV kompak premium lewat peluncuran The All-New Mercedes-Benz GLA.
Generasi terbaru ini hadir membawa angin segar bagi para pecinta otomotif yang menginginkan perpaduan antara desain sporty, kenyamanan kabin kelas atas, serta kecerdasan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Secara visual, GLA terbaru tampil jauh lebih dinamis dibanding pendahulunya. Siluetnya dibuat 20 milimeter lebih rendah dengan wheelbase yang membentang lebih panjang (+61 mm).

Proporsi ini berpadu apik dengan garis bodi yang tegas, bahu mobil yang kekar, serta pelek berukuran 18 hingga 20 inci yang terpasang flush dengan bodi.
Baca Juga: Keunggulan Yang Perlu Diketahui dari Mitsubishi New XForce HEV
Salah satu sorotan utama ada pada bagian mukanya. Untuk varian listrik, Mercedes-Benz menghadirkan Iconic Grille berlampu khas segmen mewah yang dihiasi 608 titik cahaya polikarbonat dan 158 micro-LED. Lampu gril ini bahkan bisa beranimasi dan menyesuaikan dengan alunan suara saat menyambut pengemudi.
"GLA terbaru dirancang untuk memberikan kepuasan berkendara setiap hari. Berbekal inovasi selama 140 tahun, kami membangun GLA paling ekspresif yang pernah ada," ujar Ola Källenius, Chairman of the Board of Management Mercedes-Benz Group AG.

Kabin Futuristik: Hadirnya MBUX Superscreen & Roof Bintang
Masuk ke dalam kabin, atmosfer mewah dan futuristik langsung terasa. Mercedes-Benz menyematkan layar raksasa MBUX Superscreen yang membentang di sepanjang dasbor, menggabungkan tiga layar sekaligus: panel instrumen (10,25 inci), layar utama (14 inci), dan layar khusus penumpang depan (14 inci).
Tidak hanya itu, pengalaman berkendara kini makin interaktif berkat MBUX Virtual Assistant yang ditenagai oleh integrasi Generative AI (termasuk teknologi dari ChatGPT, Microsoft Bing, hingga Google Gemini). Asisten suara ini sanggup diajak berdiskusi secara natural, mengingat detail percakapan, hingga membantu mencari titik pengisian daya (charging station) via integrasi Google Maps.
Untuk kenyamanan visual, terdapat pilihan atap kaca SKY CONTROL Panoramic Roof. Atap ini tidak hanya bisa diatur tingkat ketransparannya dalam hitungan milidetik, tetapi juga dihiasi 172 titik cahaya bintang yang terhubung dengan ambient lighting kabin di malam hari.

Varian Listrik Jangkauan 657 Km hingga Mesin Hybrid
Pada peluncuran perdananya, Mercedes-Benz menawarkan tiga pilihan varian serba listrik (Battery Electric Vehicle):
- GLA 200 Electric: Tenaga 165 kW dengan baterai LFP 58 kWh.
- GLA 250+ Electric: Tenaga 200 kW dengan baterai NMC 85 kWh.
- GLA 350 4MATIC Electric: Varian top-tier bertenaga 260 kW yang sanggup melesat dari 0–100 km/jam hanya dalam 5,4 detik.
Daya jelajah varian listrik ini terbilang fantastis, yakni mencapai 657 km (WLTP). Berkat teknologi arsitektur 800-volt, pengisian daya selama 10 menit saja sudah cukup untuk menambah daya jangkau hingga 270 km.
Bagi pencinta mesin konvensional, Mercedes-Benz juga menyiapkan varian electrified combustion (Hybrid 48-volt) dengan mesin 1.5-liter empat silinder turbo yang dipadukan transmisi otomatis 8-percepatan (8F-eDCT).

Baca Juga: Suzuki XL7 Facelift, Mobil Keluarga Enggak Bikin Dompet Menangis
Fitur Keselamatan & Kepraktisan Kelas Wahid
Soal kepraktisan, ruang bagasi GLA terbaru meningkat menjadi 410 liter (1.400 liter jika kursi belakang dilipat). Khusus varian listrik, terdapat tambahan bagasi depan (frunk) berkapasitas 107 liter.
Urusan keselamatan berkendara ditopang oleh sistem MB.DRIVE ASSIST tingkat lanjut berbasis AI yang memproses data dari 8 kamera, 5 radar, dan 12 sensor ultrasonik.
Fitur canggih seperti MBUX Surround Navigation 3D, Transparent Bonnet untuk mode off-road (TERRAIN), hingga MB.DRIVE PARKING ASSIST dengan Rim Protection Warning siap memanjakan pengemudi di berbagai situasi.
Di pasar Jerman, harga Mercedes-Benz GLA 200 electric dibanderol mulai dari 40.840 Euro (sekitar Rp700 jutaan sebelum pajak lokal/VAT). Dengan paket lengkap antara gaya, performa, dan teknologi AI terdepan, SUV kompak ini siap menjadi standar baru dalam mobilitas perkotaan modern.