OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Mercedes-Benz Memperkenalkan Teknologi Steer-by-Wire di EQS

Kusnadi Chahyono - Senin, 06 April 2026
OtoNews Mobil News

KabarOto.com - Mercedes-Benz memperkenalkan teknologi anyar berupa steer-by-wire pada model unggulan mereka, EQS. Setelah 140 tahun mendefinisikan industri otomotif, pabrikan asal Jerman ini menjadi produsen mobil pertama di negaranya yang menawarkan sistem kemudi tanpa koneksi mekanis langsung dalam produksi massal.

Inovasi ini menjanjikan transformasi total dalam interaksi antara pengemudi dan kendaraan, memberikan kendali yang lebih presisi, intuitif, dan tanpa beban.

Teknologi steer-by-wire ini menawarkan sensasi berkendara yang sepenuhnya baru melalui penghapusan getaran yang tidak diinginkan dari permukaan jalan yang tidak rata.

Baca Juga: Sinergi Dua Raksasa Stuttgart, Rahasia di Balik Mercedes-Benz 500E

Putaran lingkar kemudi bisa lebih kecil berbanding lingkar kemudi konvensional

Sebagai gantinya, sistem menggunakan kalkulasi canggih untuk menyimulasikan kontak ban dengan jalan, sehingga karakteristik kemudi khas Mercedes-Benz tetap terjaga.

Keuntungan praktisnya sangat terasa saat bermanuver dan parkir, di mana pengemudi tidak lagi perlu melakukan penyesuaian pegangan (hand-over-hand) yang melelahkan karena rasio kemudi yang sangat adaptif.

Tidak hanya soal rasa berkendara, penerapan sistem ini berdampak signifikan terhadap desain interior EQS. Dengan absennya kolom kemudi mekanis konvensional, Mercedes-Benz menghadirkan desain lingkar kemudi yang lebih datar dan kompak.

Ruang kemudi menjadi lebih lapang

Perubahan tersebut menciptakan ruang kabin yang lebih lapang, memudahkan akses keluar-masuk pengemudi, serta memberikan pandangan yang lebih luas dan tak terhalang menuju layar tampilan pengemudi (driver display). Hal ini semakin memperkuat filosofi desain "Welcome Home" yang menjadi ciri khas kenyamanan Mercedes-Benz.

Aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama melalui arsitektur sistem yang redundan. Mercedes-Benz menyematkan sensor presisi tinggi dan unit kontrol bertenaga yang beroperasi pada dua jalur sinyal berbeda guna memastikan kemampuan kemudi selalu terjamin.

Mercedes-Benz menyematkan sensor presisi tinggi

Bahkan dalam skenario kegagalan total yang sangat jarang terjadi, kontrol lateral kendaraan tetap dapat dipertahankan berkat integrasi dengan sistem kemudi poros belakang (rear-axle steering) dan intervensi pengereman spesifik melalui sistem ESP®.

Baca Juga: BMW M635CSi, Sang "Sharknose" yang Mengubah Sejarah Grand Tourer Dunia

Inovasi paling radikal terlihat di bagian struktur airbag yang dikembangkan khusus untuk desain kemudi kompak ini. Karena desain lingkar kemudi yang datar tidak lagi mampu menyangga airbag konvensional saat mengembang, Mercedes-Benz menciptakan arsitektur lipatan dan penyangga internal yang revolusioner.

Struktur ini memastikan airbag tetap mengembang dengan stabil dan berada di posisi yang tepat untuk melindungi pengemudi, memenuhi standar keselamatan pasif tertinggi meski dalam desain kemudi yang minimalis.

Saat ini, sistem steer-by-wire telah melewati pengujian ketat lebih dari satu juta kilometer di berbagai medan dan laboratorium uji. Teknologi ini akan tersedia pada model EQS sebagai pelengkap fitur kemudi poros belakang 10 derajat, memberikan keseimbangan sempurna antara sportivitas dan kenyamanan.

Baca Artikel Asli