KabarOto.com - Sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi maraknya pemalsuan pelumas, Shell Helix, memperkenalkan teknologi Jam Jar, segel inovatif baru yang eksklusif diciptakan oleh Shell.
Segel Jam Jar memiliki kode QR pada lapisan kedua yang dapat dipindai dan terhubung ke server Shell Anti-Counterfeit System (Sistem Shell untuk Anti Pemalsuan).
Baca Juga:
- Teknik Mengerem Valentino Rossi Amat Berbahaya, Jangan Ditiru
- Rossi Ungkap Alasan Gagal Bersaing di Barisan Depan MotoGP Spanyol
- MotoGP Tak Takut Kehilangan Valentino Rossi
Dian Andyasuri, Direktur Pelumas PT Shell Indonesia mengatakan, Shell Indonesia khususnya Shell Lubricants, menghadirkan teknologi segel Jam Jar, sebuah terobosan baru untuk menjaga keaslian produk yang beredar.
"Kami berkomitmen untuk menyediakan produk terbaik bagi pelanggan kami dan kami akan terus membawa inovasi untuk memastikan pelanggan mendapatkan produk terbaik kami, termasuk menjaga keaslian produk yang beredar di tengah masyarakat," ujarnya.
Justisiari P. Kusumah, Ketua Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP) menyambut baik upaya Shell dalam mengantisipasi peredaran pelumas palsu di Indonesia. "Salah satu faktor pendorong peredaran pelumas palsu adalah peningkatan kepemilikan kendaraan bermotor di Indonesia. Oleh karenanya, produsen pelumas perlu membantu konsumennya dalam mengidentifikasi produk pelumas asli karena hal ini akan memengaruhi kepuasan pelanggan terhadap produk,” paparnya.
Pemerintah Indonesia cukup serius menanggapi kondisi yang ada. Hal ini dibuktikan dengan dikeluarkannya UU No.20 Tahun 2016 yang bisa menjerat produsen, bukan konsumen, barang palsu dengan ancaman maksimal lima tahun penjara dan denda paling banyak 1 miliar. Sedangkan, Pasal 480 KUHP mengenai Tindak Penadahan mengancam pengguna barang palsu dengan penjara maksimal 4 tahun.
Selain memindai QR Code, konsumen dapat mengunjungi http://ac.shell.com dan memasukan 16 angka yang tertera di lapisan kedua pada segel pengaman untuk melakukan verifikasi produk.