OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Pilih Knalpot Harian dan Balap Enggak Bisa Asal, Ini Kata Ahlinya

Kipli - Kamis, 14 Mei 2026
OtoTips Tips Motor

KabarOto.com - Knalpot menjadi salah satu part pendongkrak tenaga yang bisa dikatakan wajib diganti jika ingin performa naik. Pasalnya pabrikan membuat kendaraan standar dengan berbagai macam regulasi dengan tingkat kebisingan dan emisi yang direduksi, hal tersebut tentu 'menahan' potensi maksimal mesin.

"Apalagi berbicara mesin 2-tak, sekitar 30% tenaga disumbang dari penggantian knalpot racing atau aftermarket. Dengan catatan, pemilihannya harus tepat," buka Rony Suwanto selaku Pemilik merek RS-1 ketika diwawancarai KabarOto di kawasan Gading Serpong, Tangerang (13/05).

Baca Juga: Wiper pada Mobil Balap, Apa Perbedaannya dengan yang Standar?

Ia menambahkan, arti dari pemilihan harus tepat adalah tipe knalpot yang digunakan sesuai dengan karakter dan kebutuhan penggunanya, tentu saja diimbangi dengan spesifikasi mesin itu sendiri.

"Misalnya, ada orang yang suka stop & go di jalur perkotaan karena motornya sering dipakai kerja di jalur padat, berbeda dengan kawasan urban yang jalannya banyak trek lurus dan minim traffic, ada pula yang suka trek menanjak seperti dipakai touring pegunungan, pemilihan tipe knalpotnya pasti berbeda," beber Rony.

"Dari jenis leher, diameter, stinger, chamber, silencer, bahkan hingga pengelasan menjadi banyak faktor yang menentukan kecocokan karakter mesin dan knalpot itu sendiri. Jadi tidak bisa berpatokan hanya dari satu hal, karena semua saling mendukung, ada sebab dan akibat ketika memasang knalpot jenis tertentu, beda sedikit pada bagian pengelasan, maka output-nya pun sudah pasti berubah," tambahnya lagi.

Baca Juga: BBM Etanol Dikhawatirkan Punya Dampak Buruk di Tangki dan Mesin Motor 2-Tak, Ini Kata Ahlinya

Sebagai contoh, Rony menambahkan biasanya para pehobi menyebut dengan nama leher 'C' dan 'J' atau bisa disebut juga 'L' karena bentuknya menyerupai huruf alfabet yang dimaksud. "Itupun masih terbagi lagi menjadi beberapa sub, misalnya C landai, J landai dan lainnya, memang sebaiknya disarankan untuk melakukan konsultasi soal mesin dan knalpot yang digunakan antara konsumen dan sang produsen knalpot," tutupnya.

Nah, jangan salah pilih knalpot Sob kalau tenaga enggak mau kedodoran atau 'ngempos' bahkan bisa tertahan di RPM atas.

Baca Artikel Asli