OtoNews

OtoSport

OtoModif

OtoTips

OtoKomersial

OtoSpesifikasi

Siksa Toyota Hilux Baru di Sirkuit Pagedangan, Torsi Brutal dan Suspensi Makin Nyaman

Alif Al Tsaqif - Rabu, 05 Agustus 2026
OtoNews News Mobil Toyota Hilux

KabarOto.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) tak hanya memperkenalkan New Toyota Hilux 2.8 4x4 di GIIAS 2026, tetapi juga mengajak awak media merasakan langsung kemampuan pikap legendaris tersebut di sirkuit off-road Pagedangan.

Pengujian dilakukan melalui berbagai rintangan mulai dari kubangan lumpur, tanjakan curam, jalur berbatu, hingga obstacle ekstrem yang dirancang menyerupai kondisi medan kerja sesungguhnya.

Baca Juga: Toyota Siapkan Hilux Bertenaga Hidrogen untuk Dakar Rally 2027

Toyota Hilux terbaru hanya menggunakan mesin diesel 2.800 cc untuk pasar Indonesia

Selama sesi pengujian, karakter mesin diesel 2.8 liter terbaru menjadi salah satu sorotan utama. Torsi besar yang hadir sejak putaran rendah membuat Hilux mampu melibas tanjakan maupun melewati rintangan secara santai tanpa perlu menginjak pedal gas terlalu dalam. Saat transfer case dipindahkan ke mode 4L, mobil mampu melakukan crawling dengan sangat halus dan mudah dikendalikan.

Kemampuan 4x4 yang Impresif

Sebagai pikap yang dirancang untuk bekerja di berbagai kondisi jalan, New Hilux dibekali sistem part-time 4WD yang memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan pengemudi.

Sistem transfer case menyediakan tiga pilihan mode, yakni 2H (Two High) untuk penggunaan di jalan aspal, 4H (Four High) ketika membutuhkan traksi tambahan di jalan licin atau berbatu, serta 4L (Four Low) yang mengoptimalkan torsi saat menghadapi medan off-road ekstrem.

Ketika diuji di lintasan off-road Pagedangan, perpindahan antar mode berlangsung mudah dan membuat karakter kendaraan berubah sesuai kondisi medan. Mode 2H cocok digunakan saat berkendara normal agar konsumsi bahan bakar tetap efisien, sedangkan 4H memberikan traksi lebih baik ketika melewati jalan tanah, kerikil, maupun lintasan berlumpur. Untuk rintangan paling berat seperti tanjakan curam, batu besar, atau kubangan dalam, mode 4L menjadi andalan karena mampu melipatgandakan torsi sehingga mobil dapat merayap dengan sangat mudah.

Khusus varian Hilux D-Cab V AT, Toyota juga membekali kendaraan ini dengan Terrain Select Mode yang sebelumnya hanya tersedia pada SUV premium Toyota.

Pengemudi dapat memilih mode Auto, Dirt, Mud, Sand, Mogul, hingga Rock, sehingga sistem elektronik akan mengatur distribusi tenaga, kontrol traksi, serta pengereman sesuai karakter permukaan jalan yang sedang dilalui.

Kemampuan tersebut semakin lengkap berkat hadirnya Rear Differential Lock, ground clearance mencapai 312 mm, serta mesin diesel bertorsi besar.

di area proyek, perkebunan, jalur berlumpur, hingga lintasan berbatu, sekaligus mempertahankan reputasinya sebagai salah satu pikap 4x4 paling tangguh di kelasnya.

Baca Juga: Wirausahawan, Ini Skema Cicilan Kredit New Toyota Hilux

Toyota Hilux varian V 2.8 A/T

Mesin 1GD dengan Torsi Brutal

Jantung pacu New Hilux tetap mengandalkan mesin diesel berkode 1GD-FTV 4 silinder, VNT Intercooler, berkapasitas 2.755 cc yang telah dikenal memiliki karakter kuat sekaligus andal. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimal 201 dk, sementara torsinya mencapai 500 Nm pada putaran 1.600-2.800 rpm untuk transmisi otomatis dan 420 Nm pada 1.400-3.400 rpm pada versi manual.

Saat diuji di sirkuit off-road Pagedangan, karakter mesin ini langsung terasa sejak putaran rendah. Torsi besar membuat Hilux mampu berakselerasi dengan mudah tanpa harus memaksa putaran mesin tinggi. Ketika menghadapi tanjakan curam maupun jalur berlumpur, tenaga yang disalurkan tetap konsisten sehingga mobil tidak kehilangan momentum.

Kemampuan tersebut semakin terasa ketika transfer case dipindahkan ke mode 4L (Low Range). Dalam mode ini, Hilux mampu melakukan crawling dengan sangat halus.

Baca Juga: Ada yang Rp1 Miliar, Toyota Hilux Anyar Ogah Tenggak Solar Murah

Varian manual dan otomatis memiliki perbedaan torsi mesin

Pengemudi cukup mengatur arah kemudi sementara mobil merayap perlahan melewati obstacle tanpa perlu banyak memainkan pedal gas. Karakter seperti ini sangat membantu ketika melintasi batu besar, turunan ekstrem, maupun jalur sempit yang membutuhkan kontrol presisi.

Di balik performanya yang bertenaga, mesin 1GD juga menawarkan tingkat kehalusan yang lebih baik. Getaran yang masuk ke kabin terasa minim, begitu pula suara mesin diesel yang kini lebih senyap dibanding sebelumnya. Kombinasi tenaga besar dan karakter mesin yang refined membuat Hilux tetap nyaman dikendarai baik di jalan raya maupun saat menghadapi lintasan off-road berat.

Penyempurnaan Suspensi

Selain sektor mesin, Toyota juga melakukan penyempurnaan pada sistem suspensi New Hilux. Peningkatan ini bertujuan memberikan kualitas berkendara yang lebih nyaman tanpa mengurangi karakter tangguh yang selama ini menjadi identitas Hilux sebagai kendaraan pekerja.

Perubahan tersebut langsung terasa ketika mobil diajak melewati berbagai obstacle di sirkuit Pagedangan. Saat melibas kubangan lumpur, jalan bergelombang, jalur berbatu hingga permukaan rusak, suspensi mampu meredam benturan dengan lebih baik sehingga guncangan yang diterima penumpang terasa lebih halus. Body roll juga tetap terkontrol sehingga mobil terasa stabil ketika berpindah dari satu rintangan ke rintangan lainnya.

Baca Juga: Toyota Hilux EV Resmi Diluncurkan, Pasar Indonesia Menyusul Tahun 2026

Suspensi pada Toyota Hilux mengalami improvement

Karakter suspensi yang lebih nyaman ini membuat Hilux tidak lagi hanya unggul sebagai kendaraan operasional, tetapi juga semakin layak digunakan sebagai kendaraan harian. Perjalanan jarak jauh maupun melintasi jalan rusak kini terasa lebih nyaman karena bantingan suspensinya tidak sekeras generasi sebelumnya.

Meski lebih empuk, kemampuan membawa beban maupun stabilitas saat melewati medan berat tetap dipertahankan. Artinya, pelanggan tetap mendapatkan daya tahan khas Hilux dengan tambahan kenyamanan yang lebih baik untuk pengemudi maupun penumpang.

Varian dan Harga

Toyota menghadirkan New Hilux 2.8 4x4 dalam pilihan yang lebih lengkap untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan, mulai dari sektor pertambangan, perkebunan, konstruksi, hingga penggunaan pribadi bagi pecinta aktivitas off-road. Pilihan tersebut terdiri dari satu varian Single Cabin dan tiga varian Double Cabin, yakni tipe E, G, dan V sebagai varian tertinggi dengan fitur paling lengkap.

Varian Hilux S-Cab 2.8 Diesel 4x4 MT ditawarkan dengan harga Rp 416,8 juta (OTR Jakarta) dan menjadi pilihan bagi pelaku usaha yang membutuhkan daya angkut besar serta ketangguhan di berbagai medan. Sementara itu, Hilux D-Cab 2.8 Diesel 4x4 E MT dipasarkan seharga Rp 466,3 juta (OTR Jakarta) sebagai model double cabin yang mengutamakan fungsionalitas. Bagi konsumen yang menginginkan fitur lebih lengkap, Toyota menyediakan Hilux D-Cab 2.8 Diesel 4x4 G MT dengan banderol Rp 497,9 juta (OTR Jakarta).

Baca Juga: Toyota Hilux Electric 2026: 5 Hal Penting Sebelum Membelinya

Toyota Hilux varian G (kiri), dan varian V (kanan)

Adapun varian tertinggi Hilux D-Cab 2.8 Diesel 4x4 V AT dijual seharga Rp 574,2 juta (OTR Jakarta) dan sudah dibekali berbagai fitur premium, mulai dari transmisi otomatis enam percepatan, Terrain Select Mode, Toyota Safety Sense 3.0, head unit 12,3 inci, hingga jok berlapis kulit sintetis dengan pengaturan elektrik.

Selain model bermesin diesel, Toyota juga memanfaatkan GIIAS 2026 untuk memperkenalkan All New Hilux D-Cab AWD Battery EV yang dipasarkan dengan harga Rp 1,019 miliar (OTR Jakarta). Model bertenaga listrik ini menjadi bukti keseriusan Toyota menghadirkan kendaraan komersial ramah lingkungan tanpa mengurangi kemampuan bekerja di berbagai kondisi jalan.

Baca Artikel Asli