KabarOto.com - Divisi performa Stellantis, Street and Racing Technology (SRT), memperkenalkan konsep dapur pacu terbaru bertajuk eBoost Air. Teknologi e-compressor ini dirancang khusus untuk mengatasi masalah klasik di mesin turbocharger, yaitu menghilangkan turbo lag tanpa mengorbankan potensi tenaga besar di putaran mesin tinggi.
Diuji di prototipe mesin 3.0-liter Hurricane inline-six high-output, sistem eBoost Air memanfaatkan kompresor listrik untuk memberi tekanan udara sejak mesin berada di posisi idle.
Saat putaran mesin (rpm) meningkat dan gas buang cukup kuat, dorongan induksi paksa secara mulus diambil alih oleh turbocharger konvensional.
Baca Juga: Ludes Sehari! Honda Super-ONE Catat 132 Pemesanan di Indonesia
Menggabungkan Respon Supercharger dan Efisiensi Turbo
Sistem turbocharger tradisional mengandalkan aliran gas buang untuk memutar turbin. Di bagian turbin berukuran besar, gas buang di putaran bawah (low rpm) sering kali belum cukup kuat untuk memutar turbin secara instan, sehingga timbul jeda respon (turbo lag).
Melalui teknologi eBoost Air, SRT menempatkan e-compressor di sisi hulu (upstream) dari turbocharger utama yang dikombinasikan dengan sistem bypass elektronik. Saat pengemudi menekan pedal gas secara mendadak, sistem langsung mengarahkan aliran udara menuju e-compressor untuk membangun tekanan boost secara instan. Begitu turbocharger utama mencapai kecepatan operasional yang dibutuhkan, aliran udara dialihkan kembali ke jalur induksi normal.
Hasilnya, karakter penyaluran tenaga mesin turbocharger ini menyerupai respon instan dan linier khas mesin V8 berteknologi supercharger, namun tetap mempertahankan tingkat efisiensi konsumsi bahan bakar mesin turbo.
Inkubator Inovasi Performa Stellantis
Kehadiran konsep eBoost Air menegaskan kembali peran SRT sebagai inkubator inovasi dan divisi performa tinggi di bawah naungan Stellantis untuk merek-merek ternama seperti Dodge, Jeep, dan Ram.
"Penggemar otomotif tidak tertarik pada teknologi hanya demi gaya-gayaan. Namun ketika teknologi tersebut meningkatkan performa tanpa ada kekurangan, mereka pasti akan menyukainya," ujar Tim Kuniskis, Head of American Brands and Marketing Stellantis North America.
Kuniskis menambahkan, "eBoost Air memberikan manfaat nyata tersebut. Ini adalah ide cerdas dan efisien yang langsung mengatasi masalah turbo lag."
Baca Juga: Mitsubishi Fuso Siapkan Semua Lini Produk Hadapi Implementasi B50
Senada dengan hal tersebut, Head of SRT Operations, Tom Sacoman, menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi elektromekanis untuk memutar turbin sebelum gas buang siap merupakan langkah krusial dalam meningkatkan kemampuan berkendara (drivability).
Melalui pengembangan pesat ini, divisi SRT terus memfokuskan rekayasa teknisnya pada sektor powertrain, dinamika kendaraan, aerodinamika, serta penyediaan komponen performance parts Direct Connection dan manajemen kegiatan balap di wilayah Amerika Utara.
z