3 Hari Laksanakan Larangan Mudik, 4.041 Kendaraan Gagal Keluar Jadetabek

3 Hari Laksanakan Larangan Mudik, 4.041 Kendaraan Gagal Keluar Jadetabek Ilustrasi penyekatan (Foto: Wandha/KO)

KabarOto.com - Berbagai kebijakan dilakukan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19. Kebijakan terbaru yaitu Presiden Jokowi, Selasa (21/4), memberi larangan kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan mudik. Mendukung keputusan tersebut, Polri turut turun tangan membuat beberapa peraturan.

Polri melaksanakan Ops Ketupat 2020 mulai Jumat kemarin, (24/4), selama tiga hari pelaksanaan sampai akhir pekan kemarin (26/4), Polda Metro Jaya mencatat ribuan kendaraan roda empat diminta putar balik oleh petugas di lapangan.

"Sudah ada 4.041 kendaraan roda empat yang diarahkan untuk putar balik," ungkap Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P Dirlantas Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Ini Titik Penyekatan Larangan Mudik Di Sejumlah Ruas Tol

ilustrasi mudik

Pada hari ketiga, Polda Metro Jaya mencatat 875 kendaraan tidak jadi meninggalkan Jadetabek karena harus putar balik. Namun, pada hari ketiga terjadi penurunan angka di mana hanya 875 kendaraan yang mencoba keluar wilayah. Hari pertama terhitung lebih dari seribu kendaraan dihalau petugas.

Kendaraan tercatat ingin keluar wilayah Jadetabek melalui beberapa pintu tol, di antaranya GT Bitung, Tangerang dan GT Cikarang Barat, Jawa Barat.

Baca Juga: Update! 18 Titik Penyekatan Larangan Mudik Tersebar Di Jabodetabek

Biasanya dilakukan selama 14 hari dimulai H-7 hingga H+7 mudik Lebaran. Mengingat situasi saat ini berbeda, Ops Ketupat 2020 dilaksanakan mulai hari pertama bulan Ramadhan hingga H+7 Lebaran.