3 Tanda Ban Motor Matik Harus Diganti, Jangan Tunggu Gundul!

Selasa, 03 November 2026
3 Tanda Ban Motor Matik Harus Diganti, Jangan Tunggu Gundul!

Pengecekkan ban dilakukan sebelum motor digunakan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Ban merupakan salah satu komponen penting yang menunjang keselamatan berkendara. Namun, kondisinya kerap luput dari perhatian karena pengendara lebih fokus merawat mesin, mengganti oli, atau membersihkan CVT agar performa motor tetap optimal.

Padahal, ban menjadi satu-satunya komponen motor yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Kondisinya berpengaruh terhadap daya cengkeram, kestabilan, hingga kemampuan pengereman, terutama saat melintasi jalanan basah.

Baca Juga: Perkara yang Muncul pada Ban Kendaraan Ketika Kerap Diabaikan

Wahana Honda mengingatkan pengendara untuk memperhatikan kondisi ban dan tidak menunggu sampai permukaannya benar-benar gundul sebelum melakukan penggantian. Sebab, ban yang sudah tidak layak pakai juga bisa dikenali melalui sejumlah tanda lain.

Apa saja ciri-ciri ban motor matik yang harus segera diganti? Berikut tiga hal yang perlu diperhatikan:

1. Alur Ban Sudah Sejajar dengan Indikator TWI

Cara pertama untuk mengetahui kondisi ban motor adalah memeriksa Tread Wear Indicator (TWI). Fitur ini merupakan indikator keausan yang disediakan pabrikan untuk menunjukkan batas keausan tapak ban.

Simbol segitiga kecil pada dinding samping ban menjadi petunjuk lokasi tonjolan karet

Simbol segitiga kecil pada dinding samping ban menjadi petunjuk lokasi tonjolan karet yang berada di antara alur tapak ban.

Jika permukaan tapak ban sudah sejajar dengan tonjolan TWI, artinya ban telah mencapai batas keausan yang ditentukan dan perlu segera diganti.

Jangan menunda penggantian hanya karena alur ban masih terlihat. Tapak yang aus dapat mengurangi kemampuan ban membuang air ketika hujan sehingga daya cengkeram di jalan basah ikut menurun.

2. Muncul Retakan pada Permukaan Ban

Ban motor yang sudah tidak layak pakai tidak selalu ditandai dengan tapak yang tipis. Retakan kecil pada permukaan karet juga perlu diwaspadai, meskipun alur ban masih terlihat tebal.

Retakan bisa muncul akibat proses penuaan karet, paparan panas dan sinar matahari, serta kondisi penyimpanan dan penggunaan yang kurang tepat. Seiring waktu, karet dapat kehilangan elastisitas sehingga kemampuannya mencengkeram permukaan jalan ikut menurun.

Kondisi ini perlu diperhatikan, terutama bagi pengendara yang rutin menggunakan motor saat hujan atau melintasi jalanan licin.

Jika ditemukan banyak retakan, retakan dalam, atau kerusakan lain, sebaiknya lakukan pemeriksaan di bengkel. Usia ban juga perlu diperhatikan dengan melihat kode produksi dan mengikuti rekomendasi pabrikan.

3. Motor Terasa Goyang atau Tidak Stabil

Tanda berikutnya bisa dirasakan saat motor digunakan. Jika motor matik terasa oleng, bergetar tidak biasa, atau sulit dikendalikan, jangan langsung menganggap masalahnya hanya berasal dari setang atau suspensi.

Periksa kondisi ban depan dan belakang. Keausan yang tidak merata, tekanan angin yang tidak sesuai, serta benjolan pada permukaan ban dapat memengaruhi kestabilan motor.

Ban yang benjol perlu mendapat perhatian khusus karena bisa menandakan kerusakan pada struktur ban. Jika ditemukan kondisi tersebut, hindari melanjutkan perjalanan sebelum mendapatkan pemeriksaan yang tepat.

Meski demikian, motor yang terasa goyang tidak selalu disebabkan oleh ban. Pelek yang tidak lurus, bearing roda, atau komponen suspensi juga dapat menjadi penyebabnya.

Jika gejala tersebut muncul, segera periksa motor di bengkel. Apabila motor terasa tidak stabil saat dikendarai, kurangi kecepatan secara bertahap dan berhenti di tempat yang aman.

Jangan Tunggu Ban Gundul untuk Menggantinya

Memeriksa kondisi ban secara rutin merupakan langkah sederhana untuk menjaga keselamatan berkendara. Pengendara perlu memperhatikan ketebalan tapak, indikator TWI, kondisi permukaan karet, tekanan angin, serta kemungkinan adanya benjolan atau kerusakan.

Jika ban sudah mencapai batas keausan atau mengalami kerusakan struktural, segera lakukan penggantian sesuai rekomendasi pabrikan.

Jangan lupa memeriksa tekanan angin secara berkala dan menyesuaikannya dengan ketentuan pada buku pedoman pemilik motor.

Baca Juga: Ban Motor Listrik, Apakah Ada Perlakuan Khusus dalam Pemakaian Jangka Panjangnya?

Dengan kondisi ban yang terjaga, perjalanan harian menggunakan motor matik bisa lebih aman dan nyaman. Jangan menunggu ban benar-benar gundul untuk menyadari bahwa kondisinya sudah tidak layak digunakan.

Tags:

#Ban Motor #Ini Jenis Ban Motor #Kompon Ban MotoGP
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan