4 Hal Yang Harus Dilakukan Saat Mobil Terendam Banjir

M. Sigit
M. Sigit
Rabu, 19 Oktober 2022
4 Hal Yang Harus Dilakukan Saat Mobil Terendam Banjir

Ilustrasi mobil saat melewati banjir (Foto: Toyota)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Memasuki musim penghujan, pemilik mobil perlu waspada karena ada potensi kendaraannya terendam air pada saat melaju maupun diparkir.

Jika hal terburuk terjadi pada kendaraan Sobat Kabaroto, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

1. Jangan menyalakan mesin mobil

Jangan pernah mencoba menyalakan mesin jika mobil mogok ketika melewati jalan banjir karena ada risiko terkena water hammer. Termasuk ketika mobil terendam banjir saat parkir, jangan pernah menyalakan mesin untuk memindahkannya meskipun terlihat aman dari luar.

Baca juga: Tips Memasang Stabilizer Bar Di Mobil, Bagian Mana Paling Utama?

2. Lepaskan kabel aki dan hati-hati saat memeriksa komponen mobil

Mobil akan terhindar dari risiko korsleting alias hubungan arus listrik pendek yang bisa membuat komponen kelistrikan rusak jika melepaskan kabel dari kepala aki. Namun andai tidak memungkinkan, kabel aki mobil tidak perlu dilepas.

Pemeriksaan oli mesin

Komponen pengapian seperti busi, saringan udara, koil, alternator, serta kabel-kabel dan sambungannya rawan rusak kalau terkena banjir. Hati-hati ketika memeriksa ECU (Electronic Control Unit) karena sangat sensitif dan berisiko mengalami kerusakan fatal.

3. Bawa mobil ke tempat aman

Mobil bisa didorong ke lokasi yang lebih aman, tapi jangan paksakan kalau kondisinya berbahaya seperti arus air kuat atau banjir terlalu tinggi. Sepanjang tidak mengganggu lalu lintas, parkir saja mobil di lokasi banjir dan pastikan tidak ada barang berharga tertinggal di dalamnya.

Baca juga: Tips Coating Mobil Klasik, Menjaga Cat Tetap Original

4. Periksa kondisi oli mesin

Perhatikan ketinggian air dengan melihat bekasnya di dalam ruang mesin. Jika melewati batas rumah transmisi, ada potensi mesin mobil kemasukan air banjir. Cek kondisi oli mesin melalui dipstick. Kalau keruh atau berubah warna menjadi coklat, artinya air sudah masuk ke dalam ruang mesin.

“Jangan pernah memaksakan melewati jalan banjir karena berisiko mobil mogok. Cari rute alternatif atau tunggu hingga banjir surut. Begitu mobil mogok, Pastikan pula mobil memiliki perluasan jaminan asuransi korban banjir,” terang Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000.

Tags:

#Tips Mobil

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan