Ada Oli Baru Nih, Untuk Motor Rakitan Di Bawah 2010

Ada Oli baru Nih, untuk Motor Rakitan di Bawah 2010 Yamalube XP-50

KabarOto.com - Saat ini masih banyak motor produksi di bawah tahun 2010 digunakanoleh masyarakat Indonesia. Motor tahun tersebut, diyakini kondisinya masih sangat layak dan mesinnya lebih bandel.

Untuk mengakomodir kebutuhan motor rakitan di bawah tahun 2010, Yamaha menghadirkan Yamalube XP-50. Pelumas ini diformulasikan oleh Yamaha Motor Company Jepang untuk motor kopling basah produksi tahun 2010 ke bawah. Motor dengan usia boleh dikatakan senja tersebut, membutuhkan perawatan dan perlindungan maksimal.

Baca Juga: Pemenang Yamalube Goes To MotoGP Malaysia Bisa Lihat Di Sini

Dengan kekentalan 20W-50 dan mineral base oil, pelumas ini diklaim dapat membuat suara mesin motor lebih halus, bersih dan menjaga komponen mesin tetap bersih dari endapan, dengan anti dispersant.

Sehingga dapat bekerja pada temperatur rendah, menjaga komponen mesin dari slip kopling, dan memiliki kestabilan daya oksidasi yang tinggi yang mampu menjaga kekentalan.

Antonius Widiantoro, Manager Public Relations, YRA and Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengatakan, formulasi yang digunakan serta kekentalan dan kandungannya mendukung performa motor. "Dapat menunjang aktivitas penggunanya sehari-hari," terangnya.

Yamalube XP-50 dijual dengan Harga Eceran yang Disarankan (HED) Rp 31.000 untuk ukuran 800 ml. Oli ini sudah bisa didapat di seluruh bengkel Indonesia. Kehadiran Yamalube XP-50 melengkapi daftar jenis oli untuk sepeda motor kopling basah Yamaha.

Di mana sebelumnya ada Yamalube Gold Motor Oil dan Yamalube Silver Motor Oil, dibuat untuk sepeda motor tipe kopling basah produksi tahun 2011 ke atas.

Baca Juga: Asyik Nih! Beli Oli Yamalube Bisa Nonton MotoGP Di Jepang Dan Malaysia

Yamalube Silver Motor Oil dan Yamalube Gold Motor Oil memiliki kekentalan 20W-40 dan 10W-40 serta semi-synthetic base oli yang didesain khusus untuk sepeda motor berteknologi injeksi Yamaha yang bermanfaat untuk melumasi celah sempit pada komponen mesin, serta melumasi dan melindungi secara maksimal.