Antisipasi Ricuh Lagi, Transjakarta Hentikan Layanan

Antisipasi Ricuh Lagi, Transjakarta Hentikan Layanan

KabarOto.com - Sudah sejak pekan lalu, massa melakukan aksi unjuk rasa terkait penolakan UU Cipta Kerja. Setelah demonstrasi sempat ricuh pada Jumat (8/10), massa kembali turun pada Selasa (13/10) ke Istana Negara. Demo dilakukan di beberapa titik seperti kawasan Patung Kuda, Istana Presiden, Monas, dan sekitarnya.

Di sekitar wilayah tersebut sudah dilakukan rekayasa lalu lintas oleh Polda Metro Jaya, sebagai antisipasi kepadatan. Semakin lama massa mulai memadati lokasi unjuk rasa. Melihat kondisi tersebut, PT Trans Jakarta memutuskan untuk menutup layanan Transjakarta.

Baca Juga: Demo Di Sekitar Istana Negara, Berikut Pengalihan Arus Lalu Lintasnya

Jika Jumat (13/10) lalu layanan ditutup pada sore hari, kali ini Transjakarta memilih ditutup lebih awal mulai 10.30 WIB. Tindakan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menjaga fasilitas publik agar tak menjadi sasaran oknum tak bertanggung jawab.

Transjakarta juga terus memberikan info kepada para pelanggannya melalui media sosial. Nantinya, layanan akan kembali beroperasi normal apabila kondisi telah memungkinkan untuk dilalui bus Transjakarta.

Baca Juga: Puluhan Halte Rusak Saat Demo UU Ciptaker, Pemprov DKI Jakarta Rugi Rp55 Miliar

Sebagai informasi, pada pekan lalu aksi unjuk rasa titiknya berada di Istana Merdeka berakhir ricuh. Puluhan halte Transjakarta dirusak bahkan dibakar oleh massa yang sampai saat ini masih belum diketahui. Kerugian yang dialami Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun capai puluhan miliar.

Sejak kejadian tersebut, Pemprov dan jajarannya membenahi halte hingga akhirnya sebagian sudah bisa digunakan kembali oleh masyarakat setempat.