Aprilia Tuareg 660 Sudah Bisa Dibeli, Simak Keunggulannya!

Aprilia Tuareg 660 Sudah Bisa Dibeli, Simak Keunggulannya!

KabarOto.com - Motor bergaya adventure dihadirkan oleh Aprilia di penghujung tahun 2021. Gunakan mesin 660 cc yang sudah teruji andal, dikemas sebagai genre baru Aprilia Tuareg 660.

Meski sebagai motor offroad, tapi Aprilia memastikan pengendara akan tetap nyaman dan menikmati berkendara untuk jarak jauh. Berbagi teknologi dengan Aprilia RS 660 dan Tuono 660, adapun Tuareg 660 disulap menjadi motor offroad tangguh sesuai sejarah nama motor yang pernah dihadirkan tahun 1985. Bila melihat versi ini untuk grafis dan logo Indaco Tagelmust sebagai penghormatan ke Tuareg 600 Wind tahun 1988.

Baca juga: Melihat Lebih Dekat Aprilia Tuono 660 yang Dibanderol Rp630 Juta



Para ahli dari PADC (Piaggio Advanced Design Center) yang memiliki basis di Pasadena, California, telah merancang Aprilia Tuareg 660 punya distribusi bobot terbaik, performa terbaik di medan offroad, sasis kokoh, mantap di jalan aspal didukung fitur elektronik yang fokus pada pengendalian.

Teknologi MotoGP 2002 berupa Ride-by-Wire throttle control dan Aprilia Performance Ride Control (APRC) dipakai tahun 2007 untuk mengontrol mesin agar terus melakukan kalibrasi performa dan keselamatan berkendara.



Adapun APRC yang dipasangkan lengkap mulai dari Aprilia Traction Control (ATC), Aprilia Engine Brake (AEB), dan Aprilia Engine Map (AEM). Aprilia Quick Shift (AQS) jadi pendukung mempermudah perpindahan transmisi tanpa perlu lagi menarik tuas kopling.

Memaksimalkan performa sesuai dengan kondsi jalan, ada Riding Mode yang bisa dipilih mulai dari Urban, Explore, dan Offroad. Adapun untuk mode offroad, ABS akan dinonaktifkan untuk rem belakang dan rem depan bisa juga dimatikan. Pengendara juga bisa setel mode Individual, sesuai selera berkendara.



Memantau kondisi motor bisa melalui layar TFT 5 inci di dasbor, terdapat twilight sensor sehingga kecerahannya bisa menyesuaikan dengan arah pandangan dan kondisi cahaya. Bisa terkoneksi pula ke Aprilia MIA melalui aplikasi ponsel. Bisa melakukan voice assistance, panggilan telpon dan memilih musik gunakan kontrol di handlebar, serta ada fitur navigasi satelit.



Jelas terlihat jangkung berbekal pelek 21 inci untuk depan dan 18 inci di belakang. Gunakan ban Pirelli Scorpion Rally STR profil 90/90-21 dan 150/70-18. Cakram depan 300 mm dikawal kaliper ganda dan cakram belakang 260 mm model floating dipegang piston tunggal dari Brembo.



Yup, meski mesin Aprilia 660 adalah berkonfigurasi pararel dua silinder, tapi para desainer yang dipimpin oleh Miguel Galluzzi, membuat Tuareg 660 selincah mengendarai motor enduro silinder tunggal. Tapi saat di geber di aspal, menjadi yang terbaik di kelasnya. Wajar, ada 80 hp dari mesin dan total bobot motor hanya 187 kg.

Mengulas mesinnya ada penyesuaian, Tuareg 660 bisa mencapai putaran 9.250 rpm dan torsinya 70 Nm yang sudah tersedia sejak 6.500 rpm bernanding RS 660 di angka 8.500 rpm.



Fungsi dimaksimalkan juga untuk penempatan side pannier, panel mudah dilepas pasang, tak terlalu jauh dengan pengendara agar masih mendapatkan distribusi bobot yang baik. Penerangan gunakan sistem LED didukung dengan perimeter DRL.

Kali pertama di kelasnya, Tuareg 660 terapkan fairing ganda sebagai pendukung aerodinamika ketika mengejar waktu saat melesat di aspal. Aprilia sudah melakukan konfirmasi melalui studi aerodinamika, bisa meningkatkan berbagai hal performa dan kenyamanan.



Posisi berkendara dibuat tegas untuk mendapat respon maksimal, serta batang kemudi lebar bermaterial alumunium. Oh iya, penumpang tetap nyaman dengan posisi duduk yang bisa melihat sekeliling dan ada grab handle. Tangki bahan bakar bisa terisi 18 liter, cukup untuk menempuh jarak 450 km.

Baca juga: Aprilia GPR250R 2021 Meluncur di Tiongkok, Cocok Untuk Pemula



Sasis kuat Tuareg 660 dikliam mampu menanggung bobot hingga 210 kg, yang terdiri dari dua penumpang dan side pannier terisi penuh. Sebab ada enam titik yang merangkul mesin, ketimbang RS660 hanya tiga dan Tuono 660 hanya dua.



Kemyamanan selama berkendara didukung peranti suspensi, seperti bagian belakang andalkan lengan ayun ganda bermaterial alumunium. Mendapatkan traksi optimal berfitur suspensi progresif lansiran Kayaba dengan jarak main 240 mm, terdapat adjustable hydraulic untuk damping dan compression.