Awas Macet! Jasa Marga Lakukan Perawatan Jalan Di Ruas Tol Dalam Kota

Awas Macet! Jasa Marga Lakukan Perawatan Jalan di Ruas Tol Dalam Kota Ilustrasi perbaikan jalan tol

KabarOto.com - Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan menjaga kualitas jalan, PT Jasa Marga Regional JabodetabekJabar dikabarkan tengah melakukan pekerjaan pemeliharaan jalan tol Scrapping Filling Overlay (SFO) dan Rekonstruksi di Ruas Tol Dalam Kota.

Pekerjaan pemeliharaan sendiri dilakukan pada tanggal 4 s.d 8 Oktober 2019 dan 12 s.d 13 Oktober 2019, yaitu dilakukan di Off Ramp Tebet arah Semanggi, Simpang Susun Tomang arah Tangerang dan Gerbang Tol Semanggi 2.

Baca Juga: Banyak Peminat, Toyota Akan Tambah Kuota GR Supra

Sebagai upaya untuk tetap menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, selama pekerjaan berlangsung, Jasa Marga bersama pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas, dengan memberlakuan penutupan pada Simpang Susun Tomang Ramp dari Jakarta menuju Tangerang.

Pengerjaan akan dilakukan malam hari

"Jadwalnya pada tanggal 5 s.d 8 Oktober 2019. pengguna jalan yang akan menuju Tanggerang dihimbau untuk keluar di Off Ramp Slipi," ujar Irra Susiyanti, Marketing and Communication Department Head PT Jasa Marga.

Lebih lanjut Irra mengatakan, berikutnya adalah pemeliharaan di Gerbang Tol Semanggi 2, pada tanggal 12 s.d 13 Oktober 2019 di Gardu 02.

"Semua rekayasa lalulintas berupa penutupan lajur sementara hanya akan dilakukan mulai pukul 22.00 sd 05.00 WIB, sesuai dengan jadwal pekerjaan dimaksud," jelas Irra dalam keterangan resminya.

Untuk menjaga keselamatan dan keamanan pengguna jalan, selama proses pekerjaan berlangsung, Jasa Marga akan memasang rambu-rambu pada lokasi tersebut berupa himbauan dan peringatan adanya pekerjaan perbaikan jalan dimaksud.

Baca Juga: Galeri Foto Concours D’Elegance Jakarta

"Jasa Marga Regional JabodetabekJabar mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pekerjaan ini, diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mentaati arahan petugas di lapangan, mematuhi rambu-rambu lalulintas yang ada, serta mengatur waktu perjalanan dan menggunakan jalur alternatif lainnya," pungkas Irra.