Bahrain Raid Xtreme Prodrive Hunter T1+ Siap Menangkan Reli Dakar 2022

Bahrain Raid Xtreme Prodrive Hunter T1+ Siap Menangkan Reli Dakar 2022

KabarOto.com - Bahrain Raid Xtreme (BRX) sudah berada di Arab Saudi untuk hadapi reli Dakar 2022, 1-14 Januari mendatang. Ada tiga mobil Prodrive Hunter T1+ yang disiapkan tim BRX untuk arungi 8.375 km.

Ketiga mobil tersebut masing-masing akan dikendarai Nani Roma/Alex Haro, Sebastien Loeb/Fabian Lurquin, dan Orlando Terranova/Dani Oliveras. Berbanding tahun lalu, banyak ubahan yang dilakukan di Prodrive Hunter T1+.

Baca juga: Ini Rute Reli Dakar 2022, Total Lebih Dari 8.000 Km!



BRX team principal, Gus Beteli, mengatakan bahwa debut tim di Dakar 2021 banyak pembelajaran yang diperoleh untuk bisa memenangkan balapan paling menantang di dunia ini.

"Harus kuat dalam berbagai hal, andal dan mobil yang kencang juga paling penting, diimbangi navigasi. Pengendara dan co-driver harus bekerja sebagai tim, dan komunikasi selama di mobi ladalah kuncinya. Pengujian selama beberapa pekan mampu mempertajam kemampuan ini," jelas Beteli.



Sesuai dengan regulasi terbaru Dakar 2022, ubahan di Prodrive Hunter T1+ membuat bobot mobil kian berat. Tetap punya performa mesin sama dari 3.500 cc V6, namun harus mengubah gaya berkendara pereli. Belum lagi kecepatan mobil dibatasi 170 kpj, pereli harus siap hadapi gundukan rerumputan, pasir lembut, batuan dan padang pasir.

Prodrive Hunter T1+ akan menggunakan bahan bakar racikan Coryton yakni Prodrive EcoPower. Diyakini bahan bakar ini mampu menekan efek rumah kaca, mampu menekan emisi gas buang hingga 80% bila menggunakan bensin. Terbuat dari generasi kedua biofuel dari sisa pertanian, emisi karbonnya juga sudah terkonfirmasi sesuai regulasi FIA.



Oh iya Sob, Prodrive Hunter T1+ kini mengandalkan ban lebih besar sekaligus meningkatkan ketinggian suspensi dan bertambahnya jarak pijak. Gunakan ban berdiameter 37 inci membalut pelek 17 inci. Menggantiakn yang sebelumnya hanya andalkan ban 32 inci di pelek 16 inci. Jarak main suspensi yang sebelumnya hanya 280 mm kini mencapai 350 mm, sedangkan lebar bodi dari sebelumnya hanya 2.000 mm, kini mencapai 2.300 mm.

Pandangan dari kokpit Hunter juga kian luas berkat pemakaian kaca depan yang lebar. Sistem pengoperasian di kokit juga diperbarui agar pereli dan co-diver bisa lebih ergonomis mengaktifkan berbagai fitur.



Orlando Terranova berkomentar bahwa mobil baru ini kian luar biasa, mudah dikendarai dan makin percaya diri melesat kencang dan kian aman. "Merupakan hasilkerja keras tim untuk membuat mobil ini, untuk memungkinkan tim untuk bisa raih posisi pertama merupakan hasil luar biasa," yakin Orlando.

Baca juga: Toyota GR Hilux Ganti Mesin, Siap Hadapi Reli Dakar

Sedangkan Loeb mengakui sudah mencoba untuk melihat kemampuan dan kebaruan di Prodrive Hunter T1+. "Ambisi kami sudah jelas melakukan sebaik mungkin tapi di Dakar ini sulit ditebak dan harus mengerahkan semuanya, laju mobil, navigasi, mobil yang kuat dan hindari kesalahan," sahut Loeb.



Nani Roma juga berkomentar perihal kebaruan tunggangannya, "Prodrive Hunter T1+ kini andalkan ban lebih besar bisa menjaga laju mobil yang sebelumnya menjadi kendala."