Benarkah Pemilihan Radiator Coolant Berpengaruh Terhadap Usia Mesin?

Benarkah Pemilihan Radiator Coolant Berpengaruh Terhadap Usia Mesin? Kipli

KabarOto.com - Seiring evolusi spesifikasi mesin kendaraan, materialnya pun cukup beragam, ada yang menggunakan blok berbahan besi dan aluminium.

Banyak pertanyaan muncul tentang penggunaan cairan radiator atau radiator coolant terkait material tersebut. Seperti spesifikasi khusus radiator coolant untuk kedua blok mesin tersebut hingga penggunaan radiator aluminium.

Rifat Sungkar selaku pembalap nasional angkat bicara, "Ini pertanyaan yang sudah beredar selama 7 tahun, memang pentingnya edukasi soal radiator coolant wajib diketahui pemilik kendaraan, memang ada kombinasi material yang berbeda untuk mesin dan radiatornya sendiri," ujarnya.

Baca juga: Pakai Radiator Coolant Atau Air? Ini Penjelasannya

Suami dari aktris Sissy Priscillia tersebut pun menyebutkan bahwa pada dasarnya prinsip kerja cairan pendingin yang dimaksud sama saja. "Selama water pump atau pompa air pada mesin bekerja dengan normal, itu tidak ada efek sampingnya, sah-sah saja menggunakan radiator coolant yang beredar di pasarang," imbuh pemukim kawasan Bintaro, Tangerang Selatan itu.

Ia menambahkan, selama mesin tersebut sehat dan sirkulasi pendinginan tak ada yang terhambat, semua akan berjalan normal. "Soalnya, jika sirkulasi terhambat, endapannya memang lambat laun akan jadi banyak, ini awal mula mesin mobil bisa rusak, contohnya bisa terjadi overheating," jelas penggeber Mitsubishi Evolution tersebut.

Baca juga: Selagi WFH, Yuk Cegah Korosi Radiatormu Pakai Ini

Rifat, sapaan akrabnya mengatakan, semua mesin pasti ada usia atau masa pakainya. Semakin tua usia mesin tersebut, apalagi dengan material besi, maka kemungkinan untuk termakan usia semakin besar. "Semua kerusakan komponen mesin memang bisa terjadi karena faktor usia, jadi bukan karena urusan radiator saja," tutupnya.