BMW Isetta 300, Si Bubble Car Mobil Mini Tersukses Di Eranya

BMW Isetta 300, si Bubble Car Mobil Mini Tersukses di Eranya BMW Isetta 300 (Foto: RKMotors)

KabarOto.com - Sengaja KabarOto mengajak bernostalgia, melihat mobil mungil pertama di dunia yang cukup sukses. Inilah Isetta 300 yang hadir pada tahun 1955, mobil keluaran BMW ini memiliki keunikan tersendiri sebagai mobil coupe. Bentuknya yang sangat kecil dan seperti gelembung, membuat mobil ini memiliki julukan Bubble Car. Kalau di Indonesia, mobil ini terkesan mirip becak yang punya mesin ya.

Kembali ke mobil berbentuk seperti telur ini. Jika dilihat dari depan, Isetta 300 malah terlihat seperti wajah orang. Dengan dua lampu bulat disamping body mobil seperti mata, dua gril yang diposisikan berjarak sebagai hidungnya, dan bemper dengan warna senada dengan gril sebagai mulut.

Baca juga: Yuk Mengulas Sejarah Nissan X-Trail di Indonesia

isetta 300

BMW Isetta 300 diproduksi oleh Jerman sejak tahun 1955 hingga 1962, menjadi mobil produksi massal pertama di dunia yang mencapai konsumsi bahan bakar 3 Liter / 100 km. Itu adalah mobil silinder tunggal terlaris di dunia, dengan 161.728 unit sudah terjual.

Bubble Car ini memiliki kapasitas 298 cc dengan mesin berpendingin udara. Dengan mesin 1 silinder, mobil ini memiliki suara yang cukup nyaring. Tenaga maksimal mobil ini adalah 13 dk pada 5.200 rpm, dan torsi maksimum 18,4 Nm pada 4.600 rpm. Nah, untuk bahan bakarnya dapat diisi full mencapai 12L, dengan konsumsi bahan bakar sekitar 26km/l.

Walaupun Bubble Car tergolong micro car atau mobil kecil dengan ukurannya 2,29m x 1,37m x 1,34m, mobil ini dipasang dengan transmisi 4-percepatan. Karena ukurannya kecil, jarak roda hanya 0,14m. Berat mobil tanpa muatan hanya 349kg, sedangkan berat dengan muatannya maksimal dapat menampung hingga 579kg.

Baca juga: Ulasan Lengkap Tentang Sejarah Honda Civic Type-R

isetta

Beralih pada bagian interiornya, Isetta 300 hanya dapat diisi dua penumpang. Lucunya, keunikan mobil ini tidak hanya pada bentuknya saja. Karena hanya bermuatan dua penumpang, pintunya juga tidak berada dibagian samping selayaknya mobil biasa loh, tetapi bukaan depan. Makin mirip becak, ya?

Pada bagian samping kursi penumpang menempel car seat kecil yang bisa digunakan untuk diisi dengan barang-barang kecil. Sedangkan untuk barang yang cukup besar seperti koper, pada bagian eksterior mobil terdapat besi seperti rak yang bisa digunakan untuk meletakkan barang.

isetta

Selain itu, ada speedometer klasik yang dipasang di bagian depan, dibawah stir. Kerangka stir, pedal, dan persneling dibuat nampak begitu saja tanpa balutan atau apapun. Di sebelah kiri speedometer, terdapat spatbor bagian dalam yang menopang shifter kecil.

isetta

Walaupun klasik dan imut, mobil ini tetap keren dengan adanya sunroof sebagai pemanis bagian eksteriornya, jadi bisa sekaligus untuk ventilasi sirkulasi udara kalau malas buka jendela kaca nih. Sedangkan, untuk ventilasinya sendiri hanya ada dua jendela kecil disamping.