BPPT Dapat Dukungan Dari Menhub Terkait Stasiun Pengisian Listrik

BPPT Dapat Dukungan dari Menhub Terkait Stasiun Pengisian Listrik Foto: BPPT

KabarOto.com - Kini, teknologi kendaraan semakin maju serta ramah lingkungan. Makanya, BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) sedang mengembangkan kliring teknologi atau proses penyaringan kelayakan, terhadap inovasi pengembangan kendaraan listrik dan infrastrukturnya.

Tentunya, hal ini ditujukan mendorong terwujudnya kendaraan listrik dan infrastruktur karya anak bangsa. Rekayasa teknologi terbarunya ini adalah, menciptakan Stasiun Pengisian Listrik atau Electric Vehicle Charging Station (EVCS).

bppt

Sejalan program percepatan mobil listrik nasional pada tahun 2018, BPPT menyiapkan dua sistem charging station. Yaitu fast charging station 50 kW di BPPT Jakarta dan smart charging station 20 kW di B2TKE-BPPT Puspiptek, Tangerang Selatan.

Baca Juga: Isi Baterai Kendaraan Listrik Di Charging Station BPPT Hanya 30 Menit

Sistem charging station mendapat dukungan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Ia mendukung langkah BPPT dalam meresmikan stasiun pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia. Menurut Budi, mobil listrik merupakan mobil masa depan. Karenanya, kewajiban semua pihak, termasuk Kementerian Perhubungan untuk men-support keberadaannya.

"Saya mengapresiasi apa yang dilakukan BPPT. Paling tidak, sudah ada dua tempat untuk publik bisa melakukan pengisian daya. Sehingga, semua orang yang memiliki mobil listrik bisa mengisi daya dengan mudah,” ungkap Budi.

bppt

Dukungan konkret Kemenhub untuk perkembangan mobil listrik adalah menyediakan fasilitas uji tipe yang berlokasi di Jakarta Timur. "Memang masih ada beberapa hal yang harus kita buat lebih mudah dan menjadi lebih efisien," imbuhnya.

Baca Juga: Charging Station BPPT Hasil Kolaborasi Tenaga Listrik PLN dan Tenaga Surya