Bugatti Butuh 4 Bulan Untuk Restorasi Veyron

Bugatti Butuh 4 Bulan untuk Restorasi Veyron

KabarOto.com – Hypercar sekelas Bugatti Veyron memang tidak murah sama sekali, namun namanya mobil meskipun punya harga jual miliaran. Pasti akan seperti mobil pada umumnya yang punya umur pakai dalam jangka beberapa tahun.

Oleh karena itu Bugatti meluncurkan program restorasi in-house yang disebut La Maison Pur Sang di Paris Retromobile Show 2020. Atau jika diterjemahkan, itu artinya menjadi “darah murni”. La Maison Pur Sang baru-baru ini meluncurkan model Bugatti pertama yang menerima sertifikasi keaslian yakni Veyron 16.4 Grand Sport 2.1 2008.

Baca juga: 10 Pemesan Bugatti Centodieci, Masih Harus Bersabar

Veyron dengan cat metalik silver dan interior kulit Cognac tersebut sebenarnya adalah prototipe Veyron 16.4 Grand Sport pertama. Pertama kali memulai debutnya pada 2008 di Pebble Beach, Amerika Serikat, Veyron Grand Sport ini mobil demo yang tidak terdaftar.

Bugatti membawanya kembali ke Molsheim pada 2020 untuk menjalani program restorasi La Maison Pur Sang, dan mendaftarkan sertifikasi keasliannya.

“Karena penelitian ekstensif kami, bahan arsip, dan kontak dekat yang kami nikmati dengan klub Bugatti, sejarawan, dan kolektor di seluruh dunia, kami dapat melacak sejarah dan menentukan keaslian model Bugatti apa pun, berapa pun usianya,” kata Luigi Galli, kepala La Maison Pur Sang di Molsheim.

Mereka melepas semua panel bodi dan mengecat ulang sehingga terkesan segar seperti pada masa peluncurannya. Lalu memberi balutan kulit sapi baru. Selain itu, semua bagian seperti panel aluminium juga baru, bahkan hingga konsol tengah.

Baca juga: Kisah Bugatti La Voiture Noire, Mobil Termahal Dunia Diproduksi Selama 65 Ribu Jam

Bugatti La Maison Pur Sang menawarkan klien dan kolektor berbagai pilihan konfigurasi ulang dan restorasi. Untuk para pemilik Bugatti dan ingin mempelajari lebih lanjut tentang program La Maison Pur Sang, kalian dapat menghubungi mitra Bugatti atau menghubungi pabriknya secara langsung.

Dan kabar baik bagi para kolektor, bahwa mobil yang sudah direstorasi tersebut nampaknya akan dijual, “Mobil itu dengan cepat menarik perhatian sejumlah kolektor yang terpikat, karena segera dibeli,” pungkas Galli.