Fungsi Resonator Knalpot

Fungsi Resonator Knalpot HKS Legamax

KabbarOto.com – Saat ini, modifikasi sedang berkembang pesat. Bukan sekadar mengubah tampilan luar dan dalam, namun juga performa mesin.

Seperti yang kita tahu, pabrikan mobil tidak akan menjual mobil dengan performa maksimal mesin. Sebab banyak faktor, contoh paling mudah adalah keamanan dan standar emisi gas buang. Oleh karena itu, banyak pemilik mobil yang merasa kurang tertantang dengan performa mesinnya.

Ada berbagai cara untuk meningkatkan tenaga mesin, salah satu alternatif paling mudah, dan juga terjangkau adalah mengganti exhaust sistem dengan yang lebih bebas hambatan, sehingga aliran gas biang lebih bebas.

Banyak yang belum mengetahui bagian exhaust system. Bahkan mungkin hanya sekadar tahu ganti knalpot. Padahal exhaust system sendiri memiliki beberapa bagian mulai dari mesin hingga akhirnya dibuang lewat muffler.

Biasanya, jika kita mengganti muffler atau full exhaust system, suaranya akan jauh lebih berisik daan keras, sehingga berpotensi mengganggu pengendara lain serta tetangga sebelah rumah. Nah, agar tidak mengganggu orang lain saat memodifikasi knalpot, perlu part yang namanya resonator.

Baca Juga : Ini Fungsi Dan Cara Baca Tachometer, Spidometer, Dan Odometer

Lalu apa sih resonator itu? “Sebenarnya fungsi utama dari resonator itu sendiri adalah, membatalkan rentang frekuensi suara tertentu, makanya kalau ada mobil yang tidak menggunakan resonator, pasti suaranya akan lebih kasar, keras, dan menimbulkan dengung di dalam kabin,” ujar Nuki selaku Product Design Ironcrafts Performance.

Ada juga yang memodifikasi mobilnya dengan free flow, dimana seluruh bagian bebas tanpa hambatan , sehingga suara yang dihasilkan lebih keras, dan kemungkinan akan kurang nyaman digunakan sehari-hari. Namun apakah melepas resonator akan menaikan performa signifikan? Ternyata belum tentu loh sob. “Melepas resonator itu belum tentu menambah tenaga signifikan, sebab semua kembali pada kemampuan bawaan mesin. Apakah sudah dimodifikasi, ataukah standar,” lanjut pria ramah itu.

Baca Juga : Intip Biaya Pelat Nomor Cantik

Oleh karena itu, lebih baik tetap menggunakan resonator. Terlebih untuk penggunaan sehari-hari, sebab tenaga mobil yang dibutuhkan mobil daily use adalah rentang rpm rendah ke tengah. Artinya kita tidak perlu menekan gas dalam-dalam untuk melaju, ini juga berdapak pada efisiensi konsumsi bahan bakar nantinya.

Dan disinilah fungsi resonator yang mengurangi gesekan udara di ruang centre pipe, yang mana merupakan bagian terpanjang dari sebuah exhaust system. Resonator sendiri memiliki perbedaan tiap mobilnya, “Resonator memiliki ukuran berbeda-beda, kalau di Ironcrafts Performance terdapat 3 model yakni Flow Absorb untuk mobil 1.000 – 1.500 cc, lalu Hyperflow S untuk rentang 1.500 – 1.800 cc, lalu terakhir Hyperflow L untuk 1.500 – 2.500 cc Turbo atau Naturally Aspirated,” tutupnya.

Lalu dimana sih penempatan resonator aftermarket ini? sebenarnya tidak usah repot-repot memikirkan tempat baru kok sob. Karena resonator terdapat pada bagian centre pipe, makan sangat direkomendasikan agar memasang sesuai standar pabrikan saja, bahkan jika kita ingin mengganti full exhaust system.