Daihatsu Salah Prediksi, Penjualan Mobil Bulan April Malah Turun

Daihatsu Salah Prediksi, Penjualan Mobil Bulan April Malah Turun All New Daihatsu Xenia tidak lagi mendapatkan PPNBM (Foto: Sigit/Kabaroto.com)

KabarOto.com - Momen Lebaran yang diprediksi akan meningkatkan penjualan mobil di Indonesia ternyata tidak terbukti. Pasalnya, retail sales mobil di bulan April hanya mencapai 81.615 unit, atau turun 9,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yakni 89.965 unit.

Parahnya lagi, untuk wholesales sendiri mengalami penurunan yang lebih dalam, yakni 15,9 persen dari 98.544 unit menjadi 82877 unit.

Baca juga: Toyota Dan Daihatsu Kerjasama Siapkan Teknologi Mobil Listrik

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) yang memprediksi penjualan mobil meningkat 10 persen pada bulan April 2022, mengatakan ada dua faktor yang menyebabkan penjualan mobil mengalami penurunan pada bulan April.

Pameran otomotif jadi pemicu naiknya penjualan mobil di Indonesia

"Pertama yakni berhentinya kebijakan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) terhadap mobil non-LCGC sebesar 50 persen dan yang kedua adalah hari kerja yang lebih pendek," ungkap Hendrayadi.

Baca juga: ADM Klaim Recall Daihatsu Rocky Melebihi Ekspektasi

Sebagai informasi, mobil non-LCGC yang tidak lagi mendapat diskon PPnBM pada program 2022 di antaranya Daihatsu Xenia, Daihatsu Rocky, Daihatsu Terios, Toyota Raize, Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, Honda Brio RS, Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, dan Suzuki XL7.

Daihatsu sendiri mencatatkan penjualan 62.347 unit mobil selama periode Januari- April 2022. Pencapaian ini meningkat 41,2 persen dibandingkan dari hasil di periode yang sama tahun lalu sebanyak 43.983 unit.